Home Sumsel Pandemi Belum Berakhir, Disnaker Yakin Angka PHK di Palembang Berkurang

Pandemi Belum Berakhir, Disnaker Yakin Angka PHK di Palembang Berkurang

Kordanews – Dinas Ketenagakerjaan kota Palembang mencatat hingga Juni 2021 sebanyak 48 kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dengan total 79 pekerja yang menyangkut kasus tersebut.

“Kami mencatat total PHK sampai Juni 48 kasus. Untuk Juli hingga Agustus masih di rekap, ” ujar, Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker, Palembang, Fahmi Atta, Senin (13/9).

Adapun rincian kasus PHK di Kota Palembang terhitung Januari-Juni 2021 meliputi: Januari sebanyak 9 kasus, Febuari 11 kasus, Maret 8 kasus, April 6 kasus, Mei 5 kasus dan Juni 9 kasus.

Fahmi memprediksi PHK di Palembang pada tahun ini terjadi penurunan angka dibandingkan tahun 2020 sebanyak 197 kasus walaupun di tengah pandemi COVID-19.

“Kami berharap pada tahun ini tidak ada peningkatan PHK, apalagi pemerintah telah melonggarkan meski PPKM tetap berlaku, “kata dia.

Dari 48 kasus Adapun rincian jenis perselisihan hubungan industrial di antaranya 37 kasus PHK, 10 perselisihan hak yang timbul karena tidak dipenuhinya, dan satu perselisihan kepentingan yang timbul dalam hubungan kerja 

“Dari total perselisihan tersebut telah selesai 10 kasus, selanjutnya ada 26 kasus yang tidak selesai dan harus ke PHI, terakhir 8 kasus telah di cabut, ” jelas Fahmi.

Fahmi menjelaskan kasus tersebut tentunya membutuhkan waktu yang berbeda-beda karena ergantung dari persoalan yang dihadapi antara karyawan dan institusi perusahaan masing-masing.

Selain itu, Disnaker juga dapat terlibat apabila perundingan bipartit bila tidak menghasilkan jalan keluar atau mediasi tripartit melibatkan pemerintah.

“Kalau dalam mediasi perusahaan dan pekerja menerima anjuran, artinya selesai. Tapi kalau tidak, mereka lanjut ke pengadilan hubungan industrial karena ini semau ada tahapannya tidak bisa langsung lapor ke tanah hukum, ” jelas dia.

Editor : Admin.

Tirto.ID
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here