Home Peristiwa Kades Tanjung Sejaro Diduga Rangkap Jabatan Di Partai Politik

Kades Tanjung Sejaro Diduga Rangkap Jabatan Di Partai Politik

KORDANEWS – Diduga kepala Desa Tanjung Sejaro Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir(OI), ZF, Rangkap jabatan sebagai bendahara Partai Gerindra DPC OI.

Hal itu diduga melanggar dan menabrak aturan sebagaimana tertuang dalam UU No 6 tahun 2014 dalam pasal 29 huruf (g) bahawa kepala desa dilarang menjadi sebagai pengurus partai politik serta pada huruf (f) dilarang ikut kampanye dalam pemilihan umum atau kepala daerah.

Peran ganda ZF sebagai pengurus partai politik Gerindra dan Kades diungkapkan salah seorang warga sejaro sakti yang engan disebutkan namanya.

Menurutnya sang kades telah beberapa tahun telah tergabung sebagai kepengurusan partai politik. sementara dirinya merupakan seorang Kades di desanya.

“Lah dari kades dulu lah berapo tahun, dioni rangkap jabatan sebagai bendahara dipartai Gerindra. Kalo menurut aturanyo itu dak boleh,” terangnya

Sedangkan ini sudah mau pemilihan Kepala Desa lagi, sementara dia(Kades) tidak juga mengundurkan diri sebagai pengurus partai atau melepas jabatanya sebagai Kades.

“Informasinya untuk Pilkades ini istrinya yang akan maju sebagai calon kades,”terangnya.

Sementara Ketua DPC Gerindra Kabupaten Ogan Ilir (OI), Edwin Candra, membenarkan akan hal itu, akan tetapi, ungkapnya hal itu sama sekali tidak menabrak aturan yang ada.

Hal itu dikarenakan saat ini partai Gerindra sendiri belum masuk atau ditetapkan sebagai partai yang dinyatakan ikut dalam pemilu mendatang.

“Benar memang ada, Jadi memang saat ini tahapan pemilu sudah dimulai akan tetapi, sampai saat ini belum ada penetapan partai. Dan Gerindra belum ditetapkan sebagai partai yang dinyatakan ikut dalam pemilu mendatang,” terangnya.

Oleh karenanya hal tersebut menurut Edwin, sama sekali tidak menabrak aturan yang ada.

“Kalau sudah ada ketetapan dari KPU bahwa Gerindra dinyatakan sebagai partai pemilu barulah yang bersangkutan diharuskakan memilih mundur dari keanggotaan partai atau mundur dari jabatanya sebagai kepala desa,” tambahnya

Lebih lanjut, Edwin mengungkapkan, jauh sebelum itu pihaknya sudah berkonsultasi dan berkoordinasi dengan KPU terkait hal tersebut.

Editor : Admin.

Tirto.ID
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here