Peristiwa

Uji Tehnik Pengubinan Pada Lahan Pertanian Di OI Tunjukkan Hasil Yang Berbeda

×

Uji Tehnik Pengubinan Pada Lahan Pertanian Di OI Tunjukkan Hasil Yang Berbeda

Sebarkan artikel ini

KORDANEWS – Pengubinan yang dilakukan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Indralaya Selatan di tiga lahan kelompok tani menunjukan perkiraan hasil produksi yang jauh berbeda. Pengubinan pada lahan sawah dilakukan untuk menghitung secara cepat dan sederhana hasil panen produk pertanian. Pengubinan dilakukan di desa Arisan Gading, Kecamatan Indralaya Selatan.

Petugas Penyuluh pertanian (PPL) wilayah binaan desa Arisan Gading, Elliana menjelaskan teknik pengubinan tidak hanya berlaku untuk padi, tapi bisa juga jenis tanaman yang lain. Teknik ini paling umum digunakan untuk memperkirakan potensi hasil gabah dalam luasan 1 hamparan atau 1 hektar.

“Kali ini lahan sawah di 3 kelompok tani yang di lakukan pengubinan di desa Arisan Gading. Diantaranya kelompok Gading Tani, Bengkal Jaya I dan Bengkal Jaya II,” tukasnya. Waktu pengambilan ubinan yang baik adalah dilakukan diatas jam 11.30 wib. Karna pada waktu akan mendapatkan hasil dengan tingkat gabah kering giling (GKP) panen yang serendah mungkin. Sehingga kadar air dalam butir padi tersebut rendah pula.

Setelah dilakukan perhitungan, tiap lahan menunjukan perbedaan produksi hingga 1 ton. Dimulai dari Kelompok Gading Tani menggunakan padi varietas Mikongga dengan hasil ubinan 4,9 ton/ha. Kemudian Kelompok Bengkal Jaya I dengan adi Varietas Mikongga mendapatkan hasil ubinan 5,7 ton/ha. Selanjutnya Kelompok Bengkal Jaya II dengan padi varietas Inpari 32 mendapatkan hasil ubinan 8,1 ton/ha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *