“Untuk uang kertas bagaimana pun kondisinya akan kita terima. Lusuh, rusak, sobek. Tapi harus diingat, sobeknya hanya yang kondisi tersisanya 2/3. Kalau sudah terpotong jadi 50%, khawatirnya dimanfaatkan oknum untuk menggandakan uang, satu lembar dipotong jadi dua begitu,” jelas dia.
KRI Beladau 643 akan bersandar minimal 1 hari di masing-masing pulau. Masyarakat yang ingin menukarkan uang tidak perlu datang mendekati kapal yang bersandar, karena petugas akan menghampiri pusat keramaian masyarakat seperti di balai desa atau di pasar setempat.
“Semua pelayanannya gratis tidak dipungut biaya,” pungkas dia.
editor : ardi
sumber : detik.com















