Home Kriminal Dilaporkan Oleh Rekan Bisnis Ke Polisi, Bacawako Palembang Charma Angkat Bicara

Dilaporkan Oleh Rekan Bisnis Ke Polisi, Bacawako Palembang Charma Angkat Bicara

Kordanews – Bakal Calon Wali kota Palembang Charma Afrianto buka suara terkait laporan dirinya dalam dugaan tindak pidana penipuan sebesar Rp 502 juta yang dilaporkan rekan bisnisnya sesama kontraktor Roisa Halidaiza di SPKT Polda Sumsel Selasa (2/1/2024) kemarin.

Ditegaskan Charma dirinya dengan Roisa Halidaiza menjalin kerja sama dalam pekerjaan sebagai kontraktor bukan baru satu dua hari bahkan tidak hanya dengan Roisa saja termasuk dengan namanya Turmuzi dan lain lain itu sudah lebih dari dua tahun.

“Menurut saya apa yang mau dilaporkan karena kami dengan ibu Ocha (Roisa Halidaiza) dan beberapa orang lainnya itu kerjasama sebagai kontraktor. Disaat saya ada pekerjaan kurang modal mereka ini ikut serta memberikan modal kepada saya,”kata Charma Afrianto kepada wartawan di sekretariat DPD Gencar Rabu (3/1/2024).

Dijelaskan Charma proyek aspal DLHK kota Palembang yang ada di Gandus seperti disampaikan Roisa dalam laporannya tersebut memang benar adanya. Proyek tersebut adalah proyek bantuan gubernur (Bangub) Sumsel dimasa H Herman Deru yang diusulkannya dari Walikota H Harnojoyo di tahun 2023.

“Dibeberapa proyek yang sudah kami kerjakan kami berbagi hasil. Seperti proyek bangub ini sudah ada beberapa pekerjaan pengadaaan dump truk 15 unit yang sudah kami selesaikan dan tinggal menunggu pembayaran sedikit lagi,”jelasnya.

Masih dikatakan Charma, khusus untuk proyek pengadaan jalan menuju proyek PSHL di Gandus yang dilaporkan oleh Roisa ini memang terhambat karena terkait keuangan pemerintah provinsi Sumsel.

“Saya waktu itu sudah dikasih tahu oleh pak gubernur Sumsel H Herman Deru saat itu belum ada Pj untuk proyek jalan ini ditunda dulu karena kendala keuangan pemerintah provinsi Sumsel. Hal ini sudah saya sampaikan kepada Ocha bukannya tidak saya sampaikan bahwa pekerjaan ini belum bisa dimulai ditahun 2023 ini,”bebernya.

Lebih lanjut dikatakan Charma untuk pekerjaan aspal jalan ini RAB nya, suratnya segala sesuatunya sudah dihitung oleh konsultan termasuk sama Roisa, dirinya dan Dinas Pekerjaan Umum semuanya sudah clear tapi karena pekerjaannya tertunda karena kekuatan dana Bangubnya.

“Akhirnya saya tawaran beberapa solusi kepada ibu Ocha dan kawan kawan. Awalnya ibu Ocha ini mengerti tapi tidak tahu mengapa dia akhirnya melapor ke polisi padahal saya sudah akan menyelesaikan masalah ini dalam satu dua hari ini,”tambahnya.

Untuk jumlah uang yang disampaikan oleh pelapor Roisa Halidaiza, Charma mengatakan tidak seperti itu karena dirinya dan Roisa ada hitungan

“Sambil saya menunggu beberapa tagihan proyek yang belum dibayar,  dan akan menyelesaikan persoalan saya dengan ibu Ocha,”tutupnya.(Ndik)

 

Editor : Admin

Tirto.ID
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here