Home Sumsel Field Trip FJM Sumsel – SKK Migas Sumbagsel

Field Trip FJM Sumsel – SKK Migas Sumbagsel

KORDANEWS — Desa Air Talas, sebuah desa di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, telah meraih perhatian nasional berkat sinergi masyarakat, pemerintah, dan Pertamina Hulu Rokan Zona 4. Desa ini menerima penghargaan nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI pada akhir tahun lalu.

Sebagai bagian dari upaya untuk mempromosikan perkembangan industri minyak di Sumatera Selatan, Desa Air Talas dipilih sebagai lokasi Field Trip Forum Jurnalis Migas (FJM) Sumsel yang didukung oleh SKK Migas Sumbagsel.

Ketua FJM Sumsel, H. Oktaf Riyadi, SH, mengucapkan terima kasih kepada SKK Migas Sumbagsel atas dukungan konsisten terhadap kegiatan jurnalistik FJM Sumsel. Ia juga mengapresiasi sambutan hangat dari Pertamina Hulu Rokan Zona 4 dan pemerintah setempat.

“Kami yang tergabung dalam FJM Sumsel terus berupaya menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang perkembangan industri minyak di Sumatera Selatan,” ujarnya saat memberikan sambutan di Aula Desa Air Talas.

Oktaf Riyadi juga memuji prestasi Desa Air Talas yang selain menjadi wilayah kerja SKK Migas Sumbagsel, juga berdampak positif melalui berbagai kegiatan sosial seperti binaan perkebunan jeruk, pengolahan limbah jeruk, program Anggrek Dewata, dan kegiatan sosial lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Camat Rambang Dangku Fredy Febriansyah mengucapkan selamat datang dan rasa bangga atas kehadiran jurnalis FJM Sumsel di Desa Air Talas. Ia berharap kunjungan ini dapat mempromosikan Desa Air Talas sebagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Selatan, yang terkenal dengan buah jeruknya.

Senior Manager Pertamina Hulu Rokan Zona 4, Bonus S Yogasana, menjelaskan bahwa Desa Air Talas adalah desa binaan dalam program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Program CSR dari PEP Limau Field di desa ini fokus pada budidaya jeruk siam dan pengolahan jeruk menjadi berbagai produk. Salah satu inovasi penting adalah pengendalian hama CVPD menggunakan fungisida trichoderma, yang membantu desa meraih predikat emas dari KLHK RI.

Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel, Safe’i Syafri, menambahkan bahwa Program Field Trip FJM Sumsel merupakan agenda tahunan yang penting untuk membangun pemahaman yang lebih baik tentang industri hulu migas. Kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi konstruktif antara hulu migas dan jurnalis.

“Dalam era informasi yang cepat, kolaborasi yang baik dengan seluruh stakeholder, termasuk jurnalis, sangatlah penting untuk memastikan informasi yang akurat disampaikan kepada publik,” jelasnya.

Field Trip FJM Sumsel ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara industri migas dan masyarakat, serta mengedukasi publik mengenai kontribusi positif industri ini terhadap pengembangan lokal dan nasional.

Tirto.ID
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here