Premier Li Qiang menekankan bahwa hubungan kedua negara semakin erat berkat kepercayaan dan keinginan untuk saling mendukung dalam jalur menuju modernisasi bersama. “Ke depan, Tiongkok siap berpegang tangan dengan Indonesia mempererat kerja sama bilateral, saling menyukseskan dalam jalur kita menuju modernisasi, bersama menyambut masa depan gemilang bersama,” tutur Premier Li Qiang, menggarisbawahi komitmen Tiongkok untuk bermitra dengan Indonesia.
Rangkaian santap siang resmi diisi dengan beragam hidangan khas Nusantara yang dipadukan dengan cita rasa internasional, mulai dari Sop Buntut hingga Wingko Babat, memanjakan lidah para tamu undangan. Selain itu, jamuan juga dihibur dengan pertunjukan seni budaya yang memukau. Salah satunya adalah Tari Burung Enggang atau Tari Enggang, tarian tradisional suku Dayak Kenyah dari Kalimantan Timur. Penampilan lagu-lagu populer dari kedua negara turut memeriahkan suasana, termasuk “One Moment in Time”, “When I Fall in Love”, “Ni Wen Wo Ai”, “Xing Xing Suo”, “Gemu Fa Mi Re”, dan “Wo He Wo De Zhu Guo”.
Acara ditutup dengan penuh keakraban, di mana Presiden Prabowo mengantar langsung Premier Li Qiang hingga ke kendaraan resmi, sebuah gestur penghormatan tinggi dan simbol persahabatan antara kedua pemimpin dan negara. Kehangatan, seni, dan rasa saling menghormati yang ditampilkan dalam jamuan ini menjadi simbol kuat komitmen Indonesia dan Tiongkok untuk melangkah bersama menuju masa depan yang lebih bersahabat dan sejahtera.
Editor : Bond















