Health

Jangan Salah Paham! Demam Setelah Imunisasi Bukan Tanda Bahaya, Ini Reaksi Normal Tubuh Anak.

×

Jangan Salah Paham! Demam Setelah Imunisasi Bukan Tanda Bahaya, Ini Reaksi Normal Tubuh Anak.

Sebarkan artikel ini

KORDANEWS – Pernyataan bahwa imunisasi dapat menyebabkan demam dan bahkan cacat pada anak adalah mitos yang tidak benar dan perlu diluruskan. Imunisasi adalah salah satu intervensi kesehatan paling efektif yang terbukti mencegah penyakit, kecacatan, dan kematian pada anak.

Reaksi Normal Setelah Imunisasi
Memang benar bahwa setelah imunisasi, anak bisa mengalami reaksi ringan seperti demam, bengkak, atau kemerahan di area suntikan. Reaksi ini disebut Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Namun, ini adalah tanda bahwa sistem kekebalan tubuh anak sedang bekerja, bukan berarti anak menjadi sakit.

Saat vaksin disuntikkan, tubuh akan merespons dengan memproduksi antibodi untuk melawan virus atau bakteri yang sudah dilemahkan dalam vaksin. Proses inilah yang menyebabkan peningkatan suhu tubuh atau demam ringan, yang biasanya akan hilang dalam 1-3 hari.

Imunisasi Mencegah Cacat, Bukan Menyebabkannya
Justru sebaliknya, imunisasi berfungsi untuk mencegah kecacatan yang disebabkan oleh penyakit berbahaya. Sebagai contoh, tanpa imunisasi, anak berisiko tinggi terkena penyakit seperti:

Polio: Virus polio dapat menyebabkan kelumpuhan permanen, yang berujung pada kecacatan seumur hidup.

Campak: Penyakit campak yang parah dapat menyebabkan komplikasi serius seperti radang otak (ensefalitis), pneumonia, hingga kebutaan.

Difteri: Infeksi difteri bisa menyebabkan pembengkakan pada tenggorokan yang dapat mengganggu pernapasan dan berakibat fatal.

Jika anak tidak diimunisasi dan tertular penyakit tersebut, risikonya jauh lebih besar untuk mengalami sakit berat, kecacatan permanen, atau bahkan meninggal dunia. Perlindungan dari vaksin memang tidak 100%, tapi jika anak yang sudah divaksinasi tertular, gejala yang dialami akan jauh lebih ringan dan tidak berbahaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *