Sumsel

Perampasan Handphone Jurnalis Warnai Kasus Viral Maba Unsri Dipaksa Ciuman

×

Perampasan Handphone Jurnalis Warnai Kasus Viral Maba Unsri Dipaksa Ciuman

Sebarkan artikel ini

KORDANEWS – Insiden tak menyenangkan dialami seorang jurnalis Di Ogan ilir, Sumatera Selatan, saat meliput kasus viral mahasiswa baru Universitas Sriwijaya (Unsri) yang dipaksa berciuman oleh seniornya. Sebuah video berdurasi 1 menit 10 detik memperlihatkan momen perampasan handphone milik jurnalis ketika sedang bekerja, diduga dilakukan oleh oknum yang tidak terima dengan peliputan kasus tersebut.

Video tersebut beredar luas di media sosial, menambah sorotan publik terhadap kasus dugaan peloncoan di lingkungan Fakultas Pertanian Unsri. Tidak hanya menuai kecaman karena praktik senioritas, kini insiden ini juga menyentuh isu kebebasan pers dan perlindungan terhadap jurnalis di lapangan.

Sekretaris Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. Al Fitri, menyesalkan peristiwa itu. Menurutnya, kampus tidak membenarkan segala bentuk kekerasan maupun tindakan intimidasi, baik terhadap mahasiswa maupun insan pers. “Kami sangat menyesalkan insiden perampasan handphone yang menimpa jurnalis. Universitas Sriwijaya berkomitmen untuk bersikap terbuka dan transparan dalam penanganan kasus ini,” ujarnya.

Selain itu, Prof. Al Fitri juga menekankan bahwa Unsri sudah mengambil langkah tegas dengan membekukan kegiatan organisasi mahasiswa yang terlibat dalam insiden pemaksaan ciuman. Langkah ini diambil untuk memberikan efek jera serta memastikan kegiatan pembinaan mahasiswa berjalan sesuai aturan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *