KORDANEWS- Bentrokan warga Kelurahan Sari Rejo, Medan Polonia dengan TNI Angkatan Udara akhirnya pecah dan menimbulkan korban dua orang wartawan, termasuk wartawan Tribun Medan, Array Argus.
Tidak hanya menyasar warga, beberapa oknum TNI yang terlihat melakukan penjagaan juga meluapkan kemarahannya kepada beberapa wartawan.
Wartawan Tribun Medan yang melakukan tugas peliputan di lokasi bentrok juga menjadi sasaran amuk oknum TNI, dia mengirimkan pesan via WhatsApp hendak dibunuh.

“Kawan-kawan, saya mau dibunuh,” tulis pesan Array kepada grup redaksi Tribun Medan.
Kontan saja, pesan yang dikirim ini membuat khawatir rekan-rekan awak media lainnya.
Tidak hanya mendapat ancaman pembunuhan, Array dalam peristiwa itu dipijak-pijak dan hendak ditusuk kendati dalam menjalankan tugasnya itu dia sudah menjelaskan kalau dia sedang melakukan peliputan.
Disamping Array juga terdapat wartawan iNews yang juga mendapatkan perlakuan yang sama.

Atas kekerasan yang diterima saat ini Array dan rekan jurnalis iNews saat ini mereka sedang menjalani perawatan di RS Mitra Sejati.












