KORDANEWS – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta pemerintah daerah merespons cepat potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang di tengah meningkatnya cuaca ekstrem.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menegaskan peringatan dini cuaca menjadi instrumen penting bagi pemda dan masyarakat untuk mengantisipasi risiko sejak dini. BMKG secara rutin memantau hujan lebat, angin kencang, gelombang tinggi, serta potensi banjir dan longsor, lalu menyampaikannya ke pemangku kepentingan pusat dan daerah.
Ia mencontohkan kesiapsiagaan Pemkot Tangerang yang menjadikan peringatan dini BMKG sebagai dasar langkah antisipatif, sehingga efektif mengurangi dampak hujan ekstrem. BMKG juga mencatat banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dipicu hujan ekstrem akibat pengaruh sistem cuaca, termasuk Siklon Tropis Senyar.















