Headline

Bentengi Lumbung Energi Negara, SKK Migas dan Polda Sumsel Kompak Amankan Obvitnas Migas

×

Bentengi Lumbung Energi Negara, SKK Migas dan Polda Sumsel Kompak Amankan Obvitnas Migas

Sebarkan artikel ini

KORDANEWS — Di balik deru mesin pompa dan aliran minyak di perut bumi Sumatera Selatan, terdapat tantangan keamanan yang tak kasatmata namun krusial. Menyadari hal tersebut, SKK Migas bersama Kementerian ESDM dan jajaran Polda Sumatera Selatan resmi memperkuat barisan untuk menjaga stabilitas industri hulu migas di wilayah Sumbagsel, Senin (23/2/2026).

Pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung di Mapolda Sumsel ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Kehadiran tokoh-tokoh kunci seperti Staf Khusus Menteri ESDM, Komjen Pol. Rudy Sufahriadi, dan Kapolda Sumsel menegaskan bahwa pengamanan objek vital nasional (Obvitnas) adalah harga mati demi tercapainya target lifting nasional.

Industri hulu migas di Sumatera Selatan (Sumsel) merupakan tulang punggung energi Indonesia. Namun, operasional di lapangan sering kali berhadapan dengan dinamika sosial hingga gangguan teknis yang berisiko menghambat produksi.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Yunianto, menyampaikan bahwa pihaknya bersama , Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, serta perwakilan perusahaan migas di wilayah Sumatera Bagian Selatan melakukan lawatan kerja ke Polda Sumatera Selatan. Pertemuan dilangsungkan untuk berkolaborasi dalam mencari upaya serta strategi untuk peningkatan lifting nasional terkhusus wilayah Sumbagsel, pertemuan dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel.

Dari jajaran kepolisian, hadir Karo Ops, Dir Reskrimsus, Kabid Kum, hingga Kabid Propam Polda Sumsel. Sementara dari unsur eksternal, tampak Komjen Pol. Rudy Sufahriadi selaku Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Penyelesaian Permasalahan Hukum sekaligus Ketua Tim Pelaksana Teknis Penyelenggaraan Kerjasama Produksi Sumur Minyak BKU, Nanang Abdul Manaf (Staf Khusus Menteri ESDM sekaligus Ketua Satgas Lifting), Muhammad Iksan Kiat (Tenaga Ahli Menteri ESDM), Ariana Soemanto (Direktur Pembinaan Hulu Migas KESDM), Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel hingga jajaran manajemen dari Pertamina Hulu Rokan dan Medco E&P.

Dalam pertemuan tersebut, dilakukan diskusi penguatan sinergi dan koordinasi yang menjadi benang merah pembahasan. Industri hulu migas di Sumatera Selatan, yang menjadi salah satu tulang punggung produksi nasional, membutuhkan dukungan penuh dari sisi keamanan dan kepastian hukum. Isu pengamanan objek vital nasional (obvitnas) juga menjadi salah satu fokus utama. Infrastruktur hulu migas—mulai dari sumur produksi, fasilitas pengolahan, hingga jalur distribusi—dipandang sebagai aset strategis negara yang tak boleh terganggu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *