Menurutnya, kebersamaan dan komunikasi yang solid menjadi fondasi penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.
“Momentum Ramadan harus menjadi penguat nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci mewujudkan pembangunan yang harmonis dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pengajian Ramadhan 1447 H ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni tahunan, tetapi melahirkan kolaborasi nyata dalam menjaga kondusivitas daerah serta mendorong percepatan pembangunan di Sumatera Selatan, khususnya Kota Palembang.















