Health

Dilema Kebugaran Ramadan 2026: Pilih Olahraga Menjelang Berbuka atau Pasca-Tarawih?

×

Dilema Kebugaran Ramadan 2026: Pilih Olahraga Menjelang Berbuka atau Pasca-Tarawih?

Sebarkan artikel ini

KORDANEWS – Memasuki minggu kedua Ramadan 1447 H, antusiasme masyarakat untuk tetap aktif berolahraga tidak menyurut. Namun, sebuah pertanyaan klasik muncul kembali di kalangan pegiat gaya hidup sehat: Kapan waktu terbaik untuk membakar kalori tanpa mengorbankan stamina puasa?

Para ahli kebugaran dan dokter olahraga di tahun 2026 kini membagi strategi latihan menjadi dua mazhab utama, tergantung pada target fisik yang ingin dicapai oleh masing-masing individu.

Mazhab “Ngabuburit”: Fokus Pembakaran Lemak

Bagi mereka yang memiliki target menurunkan berat badan atau fat loss, berolahraga 30 hingga 60 menit sebelum berbuka puasa adalah “Golden Hour” yang tak tergantikan.

Dalam kondisi perut kosong selama belasan jam, cadangan glikogen (gula otot) berada pada titik terendah. Akibatnya, tubuh dipaksa beralih menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi utama. Namun, para ahli memperingatkan agar intensitasnya dijaga tetap rendah hingga sedang. Jalan cepat, yoga, atau bersepeda santai adalah pilihan ideal agar tubuh tidak mengalami dehidrasi ekstrem sebelum waktu Maghrib tiba.

Mazhab “Pasca-Tarawih”: Fokus Kekuatan dan Otot

Di sisi lain, bagi para atlet atau mereka yang ingin meningkatkan massa otot, olahraga setelah berbuka puasa (sekitar pukul 20.30 WIB) adalah pilihan yang jauh lebih rasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *