KORDANEWS – Misi bersejarah NASA, Artemis II, baru saja melewati salah satu tonggak teknis terpenting dalam perjalanan mereka menuju Bulan. Pusat Kendali Misi di Johnson Space Center mengonfirmasi bahwa pesawat luar angkasa Orion telah berhasil menyelesaikan manuver Apogee Raise Burn (ARB).
Pencapaian ini menandai transisi penting dari fase peluncuran awal menuju pengujian sistem yang lebih kompleks di orbit bumi tinggi sebelum kru benar-benar meluncur menuju orbit bulan.
Keberhasilan Manuver ARB: Menembus Batas Orbit
Manuver Apogee Raise Burn adalah pembakaran mesin utama sistem propulsi Eropa (European Service Module) yang dirancang untuk menaikkan titik tertinggi orbit (apogee) pesawat Orion. Dengan selesainya pembakaran ini, Orion kini berada di orbit bumi tinggi yang sangat elips.
Tujuan utama dari orbit ini adalah untuk memberikan kecepatan yang cukup bagi pesawat guna menguji sistem pendukung kehidupan (Environmental Control and Life Support System) dalam kondisi radiasi yang lebih tinggi dan lingkungan yang lebih ekstrem sebelum meninggalkan gravitasi bumi sepenuhnya. Empat kru di dalamnya—Komandan Reid Wiseman, Pilot Victor Glover, serta Spesialis Misi Christina Koch dan Jeremy Hansen—melaporkan bahwa semua sistem berfungsi nominal pasca-pembakaran.
Persiapan Proximity Operations (Prox Ops)
Setelah sukses menaikkan orbit, fokus kru kini beralih ke salah satu aspek paling krusial dalam pelatihan mereka: Proximity Operations atau operasi kedekatan.













