KORDANEWS – Capcom kembali membuktikan taringnya dalam industri game horor dengan merilis pembaruan besar, Versi 1.2.0, untuk judul teranyar mereka, Resident Evil Requiem. Sejak peluncurannya di suksesor Nintendo Switch, game ini menjadi buah bibir karena kemampuannya menghadirkan kualitas grafis setara konsol rumahan ke dalam genggaman tangan.
Lompatan Teknis Versi 1.2.0
Update terbaru ini bukan sekadar perbaikan bug biasa. Fokus utama Capcom kali ini adalah optimalisasi penuh pada arsitektur perangkat keras Nintendo Switch 2. Dengan pemanfaatan teknologi upscaling mutakhir, game ini kini mampu berjalan di resolusi 4K Dinamis saat terhubung ke televisi, memberikan detail tekstur kulit monster dan pantulan cahaya yang sangat tajam.
Bagi pemain mode handheld, resolusi 1080p kini terasa jauh lebih stabil. Salah satu pencapaian terbesar di versi 1.2.0 adalah stabilisasi frame rate di angka 60 FPS. Masalah stuttering atau patah-patah yang sebelumnya dikeluhkan pemain saat berada di area terbuka kini telah sepenuhnya diatasi, memberikan pengalaman bermain yang jauh lebih mulus dan responsif.
Mekanisme Gameplay yang Lebih Kelam
Resident Evil Requiem membawa pemain kembali ke akar horor psikologis namun dengan tempo yang lebih modern. Fitur utama yang diperkenalkan adalah sistem “Requiem Echoes”, di mana setiap keputusan pemain dalam menghabisi musuh akan memengaruhi “suasana” lingkungan di area berikutnya. Jika Anda terlalu agresif, lingkungan akan menjadi lebih gelap dan musuh akan menjadi lebih waspada.















