KORDANEWS – Banyak orang mengalami kondisi tubuh terasa lemas setelah melakukan lari jarak jauh atau latihan intens, bahkan meski sudah minum air dan mandi. Kondisi ini sebenarnya cukup umum dan berkaitan dengan cara tubuh merespons aktivitas fisik berat.
Menurut penjelasan fisiologis, ada beberapa faktor utama yang membuat tubuh tetap terasa “drop” setelah olahraga.
Energi Tubuh Menurun Setelah Aktivitas Panjang
Saat seseorang berlari dalam waktu lama, tubuh menggunakan cadangan energi utama berupa glikogen di otot dan hati.
Ketika cadangan ini menurun drastis, tubuh akan:
- merasa lelah dan berat
- kehilangan tenaga secara tiba-tiba
- mengalami penurunan performa otot
Minum air saja tidak cukup untuk langsung menggantikan energi yang sudah terpakai.
Dehidrasi dan Kehilangan Elektrolit
Saat berlari, tubuh mengeluarkan banyak keringat yang tidak hanya berisi air, tetapi juga elektrolit seperti natrium dan kalium.
Kekurangan cairan ini dapat menyebabkan:
- tubuh lemas
- pusing ringan
- detak jantung terasa lebih cepat
- konsentrasi menurun
Meski sudah minum air, pemulihan elektrolit tetap membutuhkan waktu.
Efek Mandi Setelah Olahraga Berat
Mandi setelah aktivitas berat juga bisa mempengaruhi kondisi tubuh. Perubahan suhu secara tiba-tiba dapat membuat pembuluh darah melebar atau menyempit dengan cepat.















