KORDANEWS – Langit malam di bulan Mei 2026 menghadirkan pemandangan yang tidak biasa. Dalam satu bulan kalender, terjadi dua kali fase bulan purnama, sebuah fenomena langka yang dikenal sebagai Blue Moon.
Peristiwa ini langsung menarik perhatian para pecinta astronomi karena tidak terjadi setiap tahun. Bagi yang gemar mengamati langit, Mei 2026 bisa dibilang sebagai salah satu momen paling spesial.
Purnama Pertama: Awal Mei yang Cerah
Bulan purnama pertama muncul di awal bulan, sekitar 1 Mei 2026. Dalam tradisi penamaan di belahan bumi utara, purnama ini dikenal sebagai Flower Moon.
Nama tersebut diambil dari musim semi, ketika bunga-bunga bermekaran. Secara visual, purnama ini terlihat seperti biasa, meskipun ukurannya bisa tampak sedikit lebih kecil karena posisi Bulan sedang berada lebih jauh dari Bumi.
Meski begitu, cahaya terangnya tetap menghiasi langit malam dan menjadi pembuka dari rangkaian fenomena menarik di bulan tersebut.
Penutup Bulan: Munculnya Blue Moon
Yang membuat Mei 2026 benar-benar istimewa adalah kemunculan bulan purnama kedua pada tanggal 31 Mei. Inilah yang disebut sebagai Blue Moon.
Secara sederhana, Blue Moon terjadi ketika dalam satu bulan kalender terdapat dua kali bulan purnama. Hal ini bisa terjadi karena siklus fase Bulan berlangsung sekitar 29,5 hari—sedikit lebih pendek dari sebagian besar bulan dalam kalender.
Akibatnya, jika purnama pertama jatuh di awal bulan, maka purnama berikutnya masih bisa terjadi sebelum bulan tersebut berakhir.















