EkonomiSumsel

Jeritan Perajin Tempe OKI, Untung Menipis Dihantam Harga Kedelai

×

Jeritan Perajin Tempe OKI, Untung Menipis Dihantam Harga Kedelai

Sebarkan artikel ini

KORDANEWS – Harga kedelai impor yang terus merangkak naik menjadi beban berat bagi perajin tahu dan tempe di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Kenaikan harga kedelai hingga mencapai sekitar Rp11.000 per kilogram membuat biaya produksi membengkak, sementara daya beli masyarakat masih rendah sehingga pelaku usaha kesulitan menaikkan harga jual.

Kondisi ini diperparah dengan naiknya harga bahan pendukung produksi seperti plastik kemasan dan garam. Para perajin pun terpaksa menyiasati keadaan dengan memperkecil ukuran produk demi menjaga harga tetap terjangkau.

Marsia, perajin tempe di Kayuagung, mengaku keuntungan usahanya semakin menipis dan berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga kedelai impor serta menjamin ketersediaan pasokan bahan baku agar usaha tahu dan tempe tetap bertahan.(Jml)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *