Entertainmentmovie

Pro dan Kontra ‘Supergirl’: Akting Memukau Milly Alcock di Tengah Badai Kritik Visual Dystopian

×

Pro dan Kontra ‘Supergirl’: Akting Memukau Milly Alcock di Tengah Badai Kritik Visual Dystopian

Sebarkan artikel ini

KORDANEWS – Babak baru DC Universe (DCU) di bawah komando James Gunn kembali menjadi sorotan hangat. Namun, kali ini sorotan tersebut diiringi oleh polarisasi tajam dari para kritikus film dunia. Film kedua dari lini masa baru DC, Supergirl, garapan sutradara Craig Gillespie, resmi menyapa penonton dengan respons yang benar-benar terbelah dua.

Salah satu kritik paling pedas datang dari kritikus senior majalah Variety, Owen Gleiberman. Dalam ulasannya, Gleiberman secara blak-blakan menyebut film ini sebagai “super-horrendous” atau sangat mengerikan, serta mengkritik narasi distopia yang disajikan terasa sangat datar dan membosankan. Saat ini, film tersebut terpantau bertahan di kisaran skor 56% hingga 61% di situs agregator Rotten Tomatoes, mengonfirmasi adanya perang opini di kalangan pengamat sinema.

Meskipun dihujani kritik tajam pada sektor cerita, ada satu elemen yang secara konsisten dipuji oleh semua pihak: penampilan luar biasa dari Milly Alcock.

Lompatan Karakter yang Radikal

Berbeda jauh dari citra Kara Zor-El atau Supergirl versi klasik yang dikenal ceria dan penuh harapan, Alcock membawakan karakter yang jauh lebih kelam. Sebagai penyintas yang menyaksikan kehancuran planetnya, Supergirl versi baru ini digambarkan sebagai sosok yang tangguh, pemarah, penuh trauma, bahkan gemar minum alkohol untuk melupakan kesedihannya.

Bahkan dalam ulasan-ulasan yang menghujat filmnya secara keseluruhan, akting Alcock dinilai sebagai “penyelamat utama”. Dedikasi fisik dan emosional yang ia tunjukkan berhasil memberikan jiwa pada karakter pahlawan super yang sedang terluka ini.

Kritik pada Visual dan Formula “Space Western”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *