KORDANEWS – Pelatih tim nasional Brasil, Carlo Ancelotti, akhirnya membeberkan alasan taktis di balik keputusannya batal menurunkan Neymar dalam laga krusial babak 32 besar Piala Dunia 2026 kontra Jepang.
Meskipun mega bintang berusia 34 tahun tersebut sempat melakukan pemanasan di tepi lapangan, ia menyudahi laga dramatis tersebut di bangku cadangan tanpa mendapat menit bermain. Brasil sendiri sukses menyegel tiket ke babak 16 besar lewat kemenangan comeback tipis 2-1 yang ditentukan pada menit-menit akhir laga.
Strategi Ekstra Time yang Batal Terlaksana
Pasca-pertandingan, Ancelotti mengungkapkan kepada awak media bahwa ia awalnya memiliki skenario khusus untuk bintang klub Santos tersebut. Setelah memantau ketatnya pertahanan terorganisasi milik Jepang, Don Carlo berniat memainkan Neymar sebagai pemecah kebuntuan andai laga harus berlanjut ke babak perpanjangan waktu (extra time).
“Kami sebenarnya sedang mengantisipasi kemungkinan terjadinya babak perpanjangan waktu. Saya sudah berbicara dengan Neymar dan merencanakan dia masuk di sekitar menit ke-60 atau 65 jika posisi masih sama. Namun situasi di lapangan berubah, kami berhasil membalikkan keadaan, dan prioritas tim bergeser untuk menjaga keseimbangan permainan,” jelas pelatih asal Italia tersebut.
Neymar yang baru pulih dari cedera betis kanan tingkat II memang sengaja disimpan demi menghindari risiko fisik, sekaligus menjadi senjata rahasia andai skuad Selecao menemui jalan buntu dalam kurun waktu 120 menit.















