KORDANEWS – Selama ini talas lebih dikenal sebagai bahan makanan tradisional yang diolah menjadi keripik, kolak, atau aneka camilan. Namun, di balik tampilannya yang sederhana, umbi-umbian ini menyimpan kandungan nutrisi yang melimpah hingga sering dijuluki sebagai superfood lokal.
Talas merupakan sumber karbohidrat kompleks yang kaya serat, vitamin, mineral, dan antioksidan. Berkat kandungan gizinya tersebut, talas dapat menjadi pilihan makanan sehat sebagai bagian dari pola makan seimbang.
1. Kaya Serat, Baik untuk Pencernaan
Talas mengandung serat yang cukup tinggi sehingga membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan. Serat juga membantu melancarkan buang air besar, memberi rasa kenyang lebih lama, dan mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus.
2. Menjadi Sumber Energi yang Lebih Tahan Lama
Karbohidrat kompleks dalam talas dicerna lebih lambat dibandingkan karbohidrat sederhana. Hal ini membuat energi dilepaskan secara bertahap sehingga tubuh dapat beraktivitas lebih lama tanpa cepat merasa lapar.
3. Membantu Menjaga Kesehatan Jantung
Kandungan kalium pada talas berperan dalam membantu mengontrol tekanan darah dengan menyeimbangkan kadar natrium di dalam tubuh. Selain itu, seratnya juga dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap sehat jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan bergizi.
4. Mendukung Pengendalian Gula Darah
Serat dan pati resisten pada talas dapat membantu memperlambat penyerapan gula dalam tubuh. Karena itu, talas memiliki potensi menjadi pilihan karbohidrat yang lebih baik dibandingkan makanan olahan, meski porsinya tetap perlu diperhatikan, terutama bagi penderita diabetes.















