Meski baru saja mengalami kekalahan, Indonesia masih memiliki sejumlah modal positif. Lini depan Garuda sebelumnya tampil tajam dengan mencetak delapan gol dalam dua pertandingan awal, sementara beberapa pemain muda menunjukkan performa menjanjikan sepanjang turnamen.
Pelatih John Herdman diperkirakan akan melakukan evaluasi menyeluruh, terutama pada sektor pertahanan yang kesulitan meredam agresivitas Vietnam. Konsentrasi dan efektivitas penyelesaian akhir menjadi dua aspek yang wajib diperbaiki saat menghadapi Singapura.
Jika mampu kembali bermain seperti saat mengalahkan Kamboja dan Timor Leste, peluang Indonesia untuk mengamankan tiga poin tetap terbuka.
Dukungan Suporter Jadi Energi Tambahan
Harapan publik Indonesia tentu tertuju pada laga terakhir fase grup ini. Dukungan suporter dipastikan menjadi suntikan motivasi bagi para pemain untuk bangkit setelah hasil mengecewakan melawan Vietnam.
Dengan tiket semifinal masih dalam jangkauan, Timnas Indonesia dituntut menunjukkan mental juara dan kemampuan terbaiknya. Satu kemenangan atas Singapura akan menghapus kekecewaan di laga sebelumnya sekaligus menjaga asa Garuda untuk terus terbang di Piala AFF 2026.
Kini, seluruh perhatian tertuju pada duel penentuan tersebut. Mampukah Indonesia mengatasi Singapura dan memastikan langkah ke semifinal? Jawabannya akan ditentukan dalam 90 menit yang diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menegangkan di fase grup Piala AFF 2026.















