KORDANEWS — Aktris Korea Selatan, Ha Young, resmi menyampaikan permohonan maaf secara terbuka usai memicu gelombang kecaman publik terkait rekam jejak kakek buyutnya yang terbukti memiliki hubungan erat dengan kelompok pro-Jepang (Chinilpa). Permohonan maaf tersebut disampaikan langsung melalui unggahan surat tulis tangan di akun media sosial pribadinya.
Kontroversi bermula saat pemain drama Korea tersebut hadir sebagai bintang tamu dalam acara bincang-bincang KBS2 Problem Child in House. Dalam tayangan tersebut, Ha Young menceritakan silsilah keluarganya yang berprofesi sebagai tenaga medis selama empat generasi. Ia membanggakan sosok kakek buyutnya yang belajar kedokteran di Jepang, mendirikan klinik swasta Barat pertama di Seoul, hingga dipercaya mengobati Kaisar Gojong.
Namun, pengakuan tersebut memicu reaksi tajam dari netizen. Penelusuran publik mengonfirmasi bahwa kakek buyut yang dimaksud adalah Ahn Sang-ho, dokter Korea pertama yang mendapat lisensi medis Jepang pada 1902. Catatan sejarah menunjukkan Ahn Sang-ho menjabat sebagai anggota dewan Asosiasi Persahabatan Daejeong pada 1916—organisasi yang dibentuk oleh para kolaborator untuk mendukung asimilasi budaya selama penjajahan Jepang. Surat kabar era kolonial Maeil Sinbo (1918) bahkan pernah memuat pernyataannya yang membanggakan bahwa keluarganya menerapkan gaya hidup Jepang sepenuhnya dan melarang penggunaan bahasa Korea di rumah.















