Namun, keputusan tersebut mendadak berubah drastis akibat ikatan emosional. Sir Alex Ferguson mengonfirmasi bahwa Mourinho sempat menghubungi dirinya sembari menangis untuk membatalkan kesepakatan tersebut. Pelatih asal Portugal itu menyatakan tak sanggup mengingkari janji pribadinya untuk kembali ke Stamford Bridge, tempat di mana ia merasa benar-benar dicintai oleh para pendukung The Blues.
Keputusan emosional Mourinho lantas mengubah peta kepelatihan Liga Inggris saat itu. Manchester United akhirnya menunjuk David Moyes sebagai penerus Sir Alex, sementara Mourinho yang kembali ke Chelsea sukses mempersembahkan gelar juara Premier League pada musim 2014–2015. Meski baru benar-benar berlabuh ke Old Trafford pada 2016 dan berhasil menyumbangkan trofi Liga Europa serta Piala Liga, fakta batalnya ia menjadi suksesor langsung Ferguson pada 2013 tetap menjadi salah satu momen paling dramatis dalam sejarah sepak bola modern.















