BudayaSumsel

Penelitan Gua Harimau Terus di Lanjutkan

×

Penelitan Gua Harimau Terus di Lanjutkan

Sebarkan artikel ini

KORDANEWS-Analisis kubur terhadap kerangka manusia pra sejarah di Situs Gua Harimau Desa Padangbindu Kecamatan Semidangaji Kabupaten Ogan Komering Ulu terus berlanjut dan semakin berkembang.

Perhatian arkeolog dunia kini mulai tertuju ke Gua Harimau, menyusul semakin bertambah peneliti asing yang bergabung untuk berbagi ilmu dengan peneliti muda dan berbakat Indonesia. Seperti dituturkan Prof DR Truman Simanjuntak dari Puslit Arkenas yang ditemui disela-sela kesibukannya Kamis (25/8/2016).

Prof Truman yang juga didampingi Adhi Agus Oktaviana S Hum menjelaskan, penelitian kali ini menurunkan 11 personil masing-masing Prof D Truman Simanjuntak, Adhi Agus Oktaniana S Hum Puslit Arkenas), Harri Oktavianus Sopian (Puslit Arkenas), Nopri Fahrozi ( Center Preshistory And Austronesian Studies (Balai Arkeologi Palembang), Dyah Prasetningtiyas (Balai Arkelogi Palembang). Priska L S Pulungan (Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga), Prof Hirofumi Matsumura ( Sapporo Medical University), Dr Nguyen Lan Coung ( Vietnam Archaelogical Institute), Dr Hsiao-Cun Hung (Australian National University) dan Dr Kanichi Shinoda (National History Museum).

Kehadrian peneliti luar ini kata Prof Truman sekaligus melakukan training kepada peneliti muda Indonesia yang berbakat.

Setelah sebelumnya Puslit Arkenas yang meneliti kerangka manusia pra sejarah Gua Harimau mengajak Tim Biologi Molekuler Eijkman (Lembaga Analisis DNA-) Jakarta meneliti DNA.Penelitian kali ini juga didatangkan Dr Ferry Karwur ahli Biologi Molekuler yang juga Dosen Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga.

Untuk melakukan tes DNA dan alisisis DNA manusia prasejarah berusia 4000 tahun yang lalu di Situs Padangbindu.

Disisi lain Dr Ferry Karwur menjelaskan, dalam riset ini dia sudah mengambil sample DNA dari 8 penduduk pribumi yang berada di sekitar lokasi Gua Harimau. Akan dipelajari riset ini untuk mengetahui ada tidak keterkaitan dengan penduduk kawasan Sulawesi Utara dan Tengah.Sebab kedua wilayah ini merupakan jalur yang digunakan masuknya bangsa Taiwan ke Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *