Sedangkan Muhammad Ikbal, ABK tongkang menjelaskan, saat ledakan terdapat tiga kru oil engenering sedang bertugas. “Saya langsung lompat ke sungai saat meledak. Dua selamat satu lagi meninggal,” kata dia.
Kasubdit Gakkum Direktorat Polair Polda Sumatera Selatan, AKBP Zahru Bamawi menerangkan, atas kejadian tersebut tiga orang kini sedang menjalani pemeriksaan yakni nahkota tagboat Agus Salim, ABK tongkang Ikbal dan Zainal Arifin kepala kamar mesin (KKM) tongkang Easter 333.
“Jika terbukti ada kelalaian, bisa dijerat pasal 359 KUHP. Dari kejadian ini, satu korban meninggal dan satu lagi luka berat. Dua lagi hanya syok saja, tidak ada luka-luka,” tandas Zahru.
editor : ardi













