Berulang Kali Perkosa Adik Ipar, Dor !!!! Habibi Dipelor

KORDANEWS – Gara-gara melakukan pemerkosaan terhadap adik iparnya sendiri, yang berusia 16 tahun, dan melakukan perlawanan dengan cara berusaha merampas senjata api milik polisi, membuat Habibi (28),Warga Desa Pulau Panggung, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas pada kedua kakinya.

Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Muara Kelingi AKP Hendri Agus membenarkan penangkapan pelaku diwarnai dengan dilumpuhkan kedua kaki pelaku, karena sudah tiga kali tembakan peringatan dari petugas tidak diindahkan oleh pelaku, yang sudah dengan tega memperkosa adik iparnya sendiri.

Diketahui perbuatan bejat pelaku terjadi pada bulan November 2017 lalu, sekitar pukul 09.00 WIB, dengan cara membujuk, memaksa, dan mengancam korban untuk melakukan perbuatan layaknya suami istri. Bila korban menolak melakukan hal itu maka pelaku akan membunuh korban dan kakaknya. Karena sejak kecil korban tinggal bersama dengan pelaku, sejak ibu korban meninggal dunia dan bapaknya pergi merantau ke Jambi untuk bekerja.

“ Dugaan sementara korban sudah diperkosa berulang kali oleh pelaku, dan perbuatan itu dilakukan apabila istri pelaku pergi menyadap karet. Namun kakak korban menaruh curiga terhadap suaminya. Dan membawa korban ke Kota Lubuk Linggau, dan di rumah saudaranya akhirnya korban menceritakan nasib yang dialaminya, sejak bulan Desember lalu. Dihadapan ayahnya yang baru pulang dari merantau.“

Ayah korban yang sempat shock mendegar cerita korban langsung melaporkan kejadian itu ke pihak Polsek Muara Kelingi. Polisi bergerak cepat dan berusaha mengamankan pelaku. Hingga akhirnya pelaku berhasil diringkus di Desa Pulau Panggung, setelah sebelumnya dilumpuhkan oleh petugas karena berusaha melawan dan merampas senjata polisi.

“Pelaku sempat dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis, setelah itu diamankan di Mapolsek Muara Kelingi, guna penyidikan lebih lanjut.”

editor : awan

No related post!

Leave a reply

Loading...