Kapten Sriwijaya FC Bantah Dapat Tawaran Suap Dari Arema FC

KORDANEWS – Kapten Sriwijaya FC Yuu Hyun Koo membantah jika dirinya menerima tawaran dari seseorang yang mengatasnamakan Arema FC agar mengalah saat bertemu di Malang, Minggu (11/12/2018) mendatang. Walaupun memang
benar dirinya pernah mengaku mendapat tawaran tersebut dari oknum, namun bukan dari orang Singo Edan tersebut.

“Saya juga bingung kenapa jadi begini yang tersebar. Sampai dari pihak manajemen Arema marah, tidak benar itu, tidak ada yang menghubungi saya mengatasnamakan Arema,” ucapnya.

Sebelumnya muncul pemberitaan di sejumlah media asal Jakarta dan Malang yang mengatakan bahwa ada upaya penyuapan dari Arema ke pemain Sriwijaya FC. Upaya tersebut melalui sang kapten Yuu Hyunkoo.

Pemain dari negeri Korea Selatan ini kembali menegaskan, sebelumnya ia
mengatakan ke awak media bahwa memang benar pernah dihubungi komplotan mafia bola, yakni persisnya pada setiap laga away seusai melawan Bhayangkara FC.

“Sejak saat ini banyak yang hubungi saya, setiap laga away. Ada yang telepon, sampai WhatsApp. Tapi saya tolak terus, saya langsung lapor Pak Ucok (manajer tim, red),” kata dia.

Gelandang serang Sriwijaya FC ini ditawari uang Rp400 juta dengan syarat
dilakukan pengaturan skor.

“Saya mau diajak ketemu seseorang yang dibilang bos mereka, tapi saya tidak mau. Mereka minta saya atur, siapa saja pemain yang mau dikasih, bisa kiper atau pemain belakang,” kata dia.

Hingga kini, pemain yang sudah merumput di SFC sejak 2015 ini tidak tahu siapa yang menghubunginya itu. Ia menduga, bisa jadi pelaku judi bola atau oknum manajemen klub.

Terkait ini, asisten manajer Sriwijaya FC Ahmad Haris mengatakan isu adanya penyuapan dari Arema ke Yu Hyun Koo itu sama sekali tidak benar. Menurutnya, Yu tidak pernah menyebut siapa oknum yang mendekatinya, termasuk asal klubnya.

Baca Juga :   Managemen SFC Setujui Pengunduran Diri Alberto Goncalves

“Saya rasa ini hanya upaya oknum tertentu yang tidak ingin laga Sriwijaya FC melawan Arema berlangsung fair play. Intinya ada pihak yang mau mengambil kesempatan. Ya, mudah saja tidak usah dipedulikan, diabaikan saja dan kedua tim fokus pada persiapan,” tukasnya. (AC)

Editor: Janu

mafia bola sfc

Related Post

Leave a reply

Loading...