KONI Sepakat Bayar Utang, PT JSC Buka Gembok Venue Atlet

KORDANEWS – Persoalan tunggakan utang KONI Sumsel dengan PT Jakabaring Sport City (JSC) sebesar Rp 1 Miliar yang berujung digemboknya venue yang digunakan atlet akhirnya telah selesai. Mulai hari ini, Kamis (10/1) PT JSC telah membuka kembali gembok tersebut sehingga para atlet bisa kembali berlatih.

Direktur Utama PT JSC, Meina Fatriani Paloh mengatakan, pihaknya bersama KONI telah bersepakat menyelesaikan persoalan hutang sebesar 1 Miliar. KONI Sumsel akan membayar hutang tersebut pada anggaran 2019 ini.

“Hari ini kita yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel bersama KONI telah bersepakat dan masalah soal hutang ini telah selesai. Para atlet malam ini juga bisa langsung berlatih kembali,” kata Meina saat di ruang rapat Setda Provinsi Sumsel.

Meina menjelaskan, biaya operasional di JSC seperti biaya listrik, air, kebersihan dan lainnya mencapai Rp 2 Miliar perbulannya. “Biaya operasional kita itu tinggi hampir 2 Miliar perbulan jadi kami harus memutar otak mencari dana operasional itu,” ungkapnya.

Lebih jauh diungkapkan, pihak JSC nantinya juga akan memperketat keamanan di JSC dengan meminta data langsung kepada Koni siapa saja atlet yang akan melakukan latihan.

“Ya, kita meminta kepada Koni nanti data-data atlet yang akan latihan itu berapa, kalau jumlah atletnya 50 ya 50 itu saja yang boleh latihan,” ujarnya.

Menurutnya, JSC siap membantu para atlet di Sumsel dengan fasilitas di venue-venue yang berstandar Internasional demi kemajuan atlet. “JSC siap membantu atlet dengan menyediakan venue sehingga kenyamanan atlet untuk berlatih itu terjamin,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil ketua 1 Koni Sumsel Dhennie Zainal mengatakan, terkait penunggakan ke JSC, Koni akan segera menyelesaikan pembayaran melalui anggaran 2019.

Baca Juga :   Usai Peluk Jokowi dan Prabowo, Ini Harapan Hanifan Sang Juara Silat

“Pada 28 Desember kemarin seharusnya selesai karena ada sedikit Miss Komunikasi akhirnya kami tidak dapat membayar hutang kami ke JSC,” kata Zainal.

Selama ini pembinaan atlet Sumsel itu memang berlatih di JSC karena fasilitasnya sudah berstandar internasional. Apalagi, atlet-atlet yang ada di Kabupaten/Kota di Sumsel juga ingin melakukan latihan di JSC.

Pihaknya pun juga ingin segera menyelesaikan persoalan ini sehingga atlet-atlet di Sumsel bisa nyaman berlatih dalam menghadapi PON di Papua. “Jadi kami ingin pihak JSC bisa memberikan keringanan tarif biaya atau ada harga khusus untuk kami,” harapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumsel, Akhmad Yusuf Wibowo menambahkan, pihaknya berharap dengan selesainya persoalan tunggakan hutang Koni kepada PT JSC ini, atlet-atlet segera bisa berlatih sehingga bisa meningkatkan prestasi olahraga di Sumsel.

“Kita akan menghadapi beberapa agenda di 2019 dan juga PON di Papua. Jadi atlet-atlet harus segera berlatih dengan fasilitas tingkat internasional di JSC ini bisa mengangkat prestasi olahraga di Sumsel,” tukasnya. (Ab)

Editor : mahardika

atlet jsc koni

Related Post

Leave a reply

Loading...