Polda Sumsel Berhasil Ungkap Peredaran Enam Kilogram Sabu

KORDANEWS — Direktorat Narkoba Polda Sumsel bersama Avsec Bandar Udara SMH II Palembang, dan Lanud berhasil mengungkap jaringan narkoba asal Jawa Barat berhasil diungkap.

Sabu sebanyak 6 kilogram berhasil diamankan di dua tempat berbeda yakni Bandara SMB II dan Stasiun Kertapati.

Ketuju pelaku yang diamankan yakni Rizki Eka Candra Hidayatullah,Nova Nuryana,Ribut Haryanto,Asep Erik Mulyana, Diki Purnama, serta Dedek Enjang. Pelaku Ditangkap di Bandara SMB II dan Stasiun.

Kasus bermula saat petugas Avsec bandara mencurigai salah satu pelaku yang bernama Eka Candra Hidayatullah (23) yang memiliki gerak-gerik mencurigakan, dirinya sedikit berjalan kesusahan karena menyembunyikan sabu di sela-sela selangkangan.

Saat ditangkap Eka tak bisa mengelak sedang membawa sabu sebanyak 650 gram. Dari pengakuanya dirinya sudah 3 kali menjadi kurir sabu, di Palembang.

“Saya sudah 3 kali jadi kurir sabu, saya simpan diselangkangan biar aman. Sekali mengantar sabu saya diupah Rp 8 Juta,” ungkapnya, dalam Rilis sabu di Polda Sumsel.

Dari penangkapan Eka, tim gabungan bergerak menyisir bandara dan jaringan tersebut yang sudah berpisah sejak sabu pertama gagal diselundupkan.

Nova Nuryana (25) yang menjadi pemimpin dari para kurir ditangkap di stasiun Kertapati. Dirinya juga ditangkap saat membawa 653 gram sabu.

“Saya sudah 13 kali ngirim sabu dari bandara, selalu berhasil. Baru Kali ini gagal. Seperti Padang Ke Bali berhasil. Dari Lampung ke Surabaya berhasil,

“Saya juga merekrut beberapa orang dengan membagi tugas masing-masing. Saya mendapat Rp 8 juta untuk sekali mengantar,” ungkapnya.

Dari pengakuan korban lainnya Rizki (27) dirinya bersama teman-teman barunya tersebut terbang dari Bandung, Jawa Barat menggunakan pesawat pada hari Selasa. Mereka ditugaskan oleh seseorang bernama Ucok untuk ikut mengawal narkoba.

Baca Juga :   Pemkab Muba Komitmen Entaskan Kemiskinan

“Saya hanya bertugas mengawal agar barang tersebut aman. Saya yang jagain barang tersebut, sambil melihat situasi. Dari janjinya saya dijanjikan uang Rp 5 juta, duitnya belum saya terima,” imbuhnya

“Kami 7 orang nginap di Grand Inna Daira Palembang sampai Kamis, lalu mulai berpisah menjalankan peran masing-masing. Saya baru sekali ini,” ungkapnya.

Sementara, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara bersama Dirnarkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Farman, dan Wadirnarkoba AKBP Amazona, merilis penangkapan para pelaku pengedar narkoba jaringan Jawa Barat.

Menurut Kapolda, para tersangka ditangkap usai pengembangan terhadap Eka Candra yang pertama kali ditangkap di Bandara SMB II dicurigai masih sama dengan jaringan letto.

“Diduga para pelaku merupakan jaringan Letto, sebab modusnya sama dengan menggunakan KTP Palsu.”

“Tujuh orang yang mencoba menyelundupkan narkoba masing-masing menyelipkan di selangkangan. Sedangkan satu tersangka lain sudah terbang ke Kendari. Kita juga sudah berkordinasi di sana dan pelaku sudah ditangkap,” pungkasnya.(Dik)

Editor : Chandra

narkoba polisi sumsel

Related Post

Leave a reply

Loading...