Tinggalkan Rumah Karena Hindari Perjodohan, Akhirnya  Nana Jadi DJ

 

 

KORDANEWS-Walaupun tidak mempunyai fashion dimusik sama sekali dan berawalnya hanya mengantarkan teman latihan, ia pun merasa tertarik untuk mempelajari musik DJ pada 2011 akhir selama tiga bulan dan tampil pertama kali diawal tahun 2012 di Bali dan berlanjut sampai saat ini.

 

Aktifitas pertama kalinya, menjadi SPG dibeberapa event di Banyuwangi setelah menamatkan sekolahnya pada 2008 langsung ke Bali.

 

“Saya kalau enggak cepat pindah ke Bali mau dinikahkan oleh orang tua, karena enggak mau saya pindah ke Bali karena ada saudara di Bali” jelasnya dengan keputusan meninggalkan rumah saat dibincangi kordanews di S-Lounge Selebriti Entertainment Center Jl. Veteran Palembang.

“Sebelumnya saya sudah ditawarkan untuk nge DJ dengan fee yang cukup besar pada saat itu, karena itu memutuskan untuk menjadi DJ yang berawal dari mengantarkan teman latihan dan semangkin bersemangat untuk cepat bisa menjadi DJ” jelas pemilih nama lengkap Agustina yang sekarang populer dengan nama DJ Nana.

Menurutnya, tawaran untuk menjadi DJ sebesar dua juta setengah itu cukup besar dibandingkan menjadi SPG yang bepanas-panasan selama 8 jam hanya dibayar lima ratus ribu. “Kalau yang paling aku suka genre RnB dan tidak terlalu berisik walaupun semua genre aku bisa,” tambahnya.

 

 

Dara kelahiran Banyuwangi, 14 Agustus 1989ini, berharap dalam karirnya bisa sukses dan bisa banyak uang dengan bisa mencukupi kebutuhan sendiri juga untuk keluarga, sedangkan kalau untuk asmara untuk sekarang lebih baik tidak untuk punya pacar terlebih dahulu.

 

“Kalau punya pacar itu ribet sedangkan sebagai DJ banyak mengenal orang yang kebanyakkan laki-laki dengan tanda kutif, walaupun kita bisa jaga diri tapi tidak mudah untuk merubah padangan orang kepada dunia malam, jadi kalau masih bekerja didunia malam lebih baik tidak pengen punya pacar terlebih dahulu” ungkapnya sambil menepar senyumnya dengan alasan tidak ingin punya pacar terkecuali kalau pacarnya mau mengerti.

Baca Juga :   Pemantauan Karhutla Terus Dilakukan Maksimal

 

 

Diakuinya, awalnya dirinya tidak boleh kedua orang tua untuk bekerja malam sebagai DJ, tapi karena dirinya bisa menyakinkan kedua orang tuanya untuk bisa menjaga diri dan walaupun orang tua melihat foto-fotoku saat tampil tapi dimasyarakat aku tidak tampil seperti itu, karena professional sebagai DJ yang membuat penampilan seperti itu. yang akhirnya mereka sedikit-sedikit akhirnya mau mengerti.

 

Saat ditanya seksi menurut dirinya dengan cepat ia menjawab “Seksi itu harus berkelas yaitu mengenakan baju sama penampilannya yang serasi dan tidak terlalu harus melihatkan anggota tubuh, walau pun sekarang imet nya seperti itu” pungkasnya. (eh)

 

Editor : Chandra

Entertainment Party sumsel

Related Post

Leave a reply

Loading...