Vakum 15 Tahun, Kini Gubernur Sumsel Operasionalkan Pelabuhan Barang TAA

KORDANEWS — Pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA) sebagai tempat bongkar muat barang di Banyuasin, Sumsel akhirnya resmi beroperasi, Rabu (13/3).
Sebelumnya TAA, ini telah mengalami vakum dengan waktu cukup lama yakni 15 tahun, tepatnya mulai pada tahun 2004. Untuk itu, dengan beroperasionalnya Pelabuhan TAA ini maka perusahaan bisa bongkar muat barang. Pelabuhan barang tersebut bisa menampung kapal hingga berbobot 1000 DWT.
Gubernur Sumsel, Herman Deru mengungkapkan beroperasinya Pelabuhan Barang TAA tidak hanya akan memberikan nilai tambah dari sisi ekonomi dengan memangkas distribusi komoditas unggulan Sumsel yang selama ini dikirim melalui Lampung, namun juga menopang beban lalulintas Pelabuhan Boom Baru yang berada di tengah kota Palembang.
“Pelabuhan ini paling tidak bisa menampung kapal berbobot 1000 DWT yang selama ini kita ketahui memenuhi Boom Baru dengan dampak kemacetan lalulintas dan terganggunya aktivitas warga karena kendaraan kontainer yang lalu lalang,” ujarnya.
Selain mengurai kepadatan di Pelabuhan Bombaru, keberadaan pelabuhan TAA ini diharapkan Herman Deru menjadi solusi tambahan selain jalan khusus untuk memudahkan angkutan distribusi batubara. Dengan adanya pelabuhan ini pula diharapkan produk komoditas andalan seperti kopi, dan beras makin dikenal sebagai produk asli Sumsel bukan  diatasnamakan daerah lain.
“Kebun kopi kita ini terbesar ketiga di dunia. Tapi karena kita gak ada Pelabuhan untuk mendistribusikannya keluar. Nah dengan pelabuhan ini mudah-mudahan orang akan tahu  ada Kopi Sumsel, dan ada beras Sumsel karena memang dikirim dari sini,” jelasnya.
Mantan Bupati OKU Timur dua periode itu menjelaskan memang butuh keberanian untuk bisa mengoperasikan Pelabuhan yang sudah dibangun sejak 15 tahun silam tersebut.
Peresmian ini diyakini Deru akan memberikan nilai tambah terutama bagi penyerapan tenaga kerja dan aktivitas perekonomian masyarakat setempat.
“Ini berkah bagi Sumsel karena Dirjen sudah memberi rekomendasi ini dioperasikan. Pasti ini berguna sekali karena saat ini kapal-kapal berbobot tersebut sudah memadati Bombaru. Akibatnya lalu lintas macet dan mengganggu aktivitas warga,” terangnya.
Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, R Agus H Purnomo, menjelaskan semula ia sempat pesimis pelabuhan ini akan diresmikan, namun melihat Gubernur Sumsel Herman Deru sangat bersemangat iapun menjadi ikut terpacu.
Dijelaskannya selama 4 tahun terakhir pemerintah memang konsentrasi membangun infrastruktur termasuk pelabuhan. Hal ini bertujuan meningkaykan konektivitas dan membuka keterisolasian untuk memudahkan dan memurahkan logistik.
“Pembangunan ini untuk mempersatukan Indonesia bukan cuma meningkatkan perekonomian,” jelasnya.
Menurut Agus, adanya infrastruktur yang baik dapat mendukung proses distribusi barang dan meningkatkan daya saing internasional. Karena itu diperlukan pondasi yang kuat dengan membangun infrastruktur yang rata di Indonesia.
Pada peresmian awal ini diakuinya banyak tugas yang menanti KSOP di antaranya penerapan SOP dan melengkapi perkantoran dan pelayanan pelabuhan. Seperti misalnya ada penerangan, manajemen sampah dan lainnya serta penentuan pengelolaan oleh pihak ketiga.
” Saat uji coba pelabuhan ini melayani 10 unit kapal bongkar muat dan curah. Awalnya ini dibangun untuk komunitas batubara tapi sekarang bisa jadi pelabuhan pendukung aktivitas di boombatu yang meningkat. Harapan kita ini berubah menjadi pelabuhan angkutan barang dan jasa di wilayah Sumsel,” jelasnya.
Sementara itu Kepala Otoritas Syahbandara Pelabuhan (KSOP) TAA Mugen S Martoto menjelaskan  proses pembangunan Pelabuhan TAA sangat panjang. Dibangun sejak  2004 berlanjut sampai 2007, vakum kemudian di bangun lagi 2015 dan 2017 dengan sumber pendanaan APBN senilai RP 175,1 miliar dan APBD Rp 69,8 Miliar.
“Pelabuhan ini ada di atas lahan 80,5 hektar dan merupakan milik Pemda. Fasilitas yag terbangun di dermaga sebesar 50 x 20 meter,” jelasnya. (Ab)
Editor : Jhonny

gubernur sumsel pelabuhan TAA Vakum 15 Tahun

Related Post

Leave a reply

Loading...