Herman Deru Kampanyekan Gemar Naik Transportasi Umum

 

KORDANEWS – Komitmen Gubernur Sumsel H Herman Deru untuk menggalakkan penggunaan transportasi umum di kota Palembang terus ditunjukkan. Salah satunya dengan menggunakan moda transportasi Light Rail Transit (LRT) Sumsel saat pergi ngantor. Orang nomor satu di Bumi Sriwijaya itu tanpa segan berangkat dari Stasiun Demang menuju Stasiun Dishub dan dilanjutkan dengan berjalan kaki ke Kantor Gubernur.

Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan dirinya berupaya memberikan contoh bagi jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumsel. Untuk menjalankan imbauannya menggunakan transportasi umum sebulan sekali. Ia berharap apa yang dilakukannya dapat ditiru oleh jajaran.

“Ini salah satu bentuk keseriusan kami menjalankan aturan yang telah dibuat. Jadi bagi para jajaran ASN kami harap bisa megikuti langkah yang sama menggunakan transportasi umum,” kata Deru saat dibincangi di Stasiun Dishub, kemarin (13/8).

Deru mengatakan LRT Sumsel dipilih olehnya lantaran moda transportasi massal tersebut nyaman dan sesuai dengan jadwal diinginkannya. “Selain itu, Stasiunnya juga paling dekat dengan rumah dinas. Makanya saya pilih naik LRT,” ujarnya.

Pria yang pernah menjabat sebagai Bupati OKU Timur dua periode tersebut juga mengapresiasi langkah Pemkot Palembang yang juga sudah mengeluarkan edaran untuk mewajibkan ASNnya menggunakan transportasi umum sebulan sekali. Semakin banyak  yang menerapkan kebijakan tersebut, kemacetan di kota Palembang akan semakin terurai.

“Kalau bisa juga diikuti instansi swasta. Sehingga, kemacetan yang melanda kota Palembang bisa teratasi,” ucapnya.

Menurutnya, kemacetan di kota Palembang sudah sedikit banyak teratasi dengan kebijakan yang dibuat Pemprov Sumsel maupun Pemkot Palembang. Selain mewajibkan ASN menggunakan transportasi umum, pihaknya bersama Pemkot juga ikut mengawasi alur keluar masuk angkutan barang di dalam kota pada jam-jam tertentu.

Baca Juga :   HD Jadi Inspirasi Bagi Siswa Taruna Nusantara

“Dampaknya sudah terasa. Arus kendaraan di dalam kota Palembang sudah semakin lancar,” terangnya.

Dijelaskannya, upaya mengubah kebiasaan masyarakat dari penggunaan kendaraan pribadi ke angkutan umum membutuhkan proses yang panjang. Pemerintah daerah tentunya harus membenahi sistem ttansportasi massal yang dimiliki. Mulai dari kenyamanan, keamanan dan kebersihannya. “Yang penting lagi ketepatan waktu sampai tujuan,” bebernya.

Terkait masih adanya ASN yang membawa mobil pribadi, Deru mengaku kondisi tersebut sudah jadi salah satu atensi yang harus diatasinya. “Nanti bertahap kita benahi. Kita juga tidak bisa memaksakan harus menggunakan transportasi umum. Karena ada juga kepentingan di luar kantor yang harus dipenuhi. Tapi perlahan akan kami benahi,” ucapnya.

Sementara itu, Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengaku sangat mendukung kebijakan tersebut. Sebab dapat menjadi contoh sekaligus merupakan langkah awal mengajak masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi publik. “Sehingga dapat mengurangi polusi udara karena berkurangnya kendaraan di jalan raya,” bebernya.

Ia mengatakan pasca kampanye yang dilakukan Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang, jumlah penumpang LRT Sumsel di hari biasa terus mengalami peningkatan “Jumlah penumpang terus meningkat. Apalagi kami juga terus menyempurnakan sistem operasi agar jarak tempuh bisa dipersingkat. Saat ini rata-rata per hari sudah 5 ribu penumpang dan jumlahnya bisa meningkat di akhir pekan,” pungkasnya.

 

 

Editor : Chandra.

lrt sumsel

Related Post

Leave a reply

Loading...