Adakah Obat Hepatitis A Khusus? Ini Cara Pengobatan Hepatitis A yang Tepat

KORDANEWS -Pencegahan selalu menjadi kunci efektif dalam menghentikan penyakit hepatitis. Namun seringkali paparan virus hepatitis merupakan sesuatu yang tak terhindarkan, terutama virus hepatitis A (HAV) yang sangat mudah ditularkan dalam aktivitas sehari-hari. Jika terlanjur terinfeksi HAV, Anda mungkin saja mengalami sejumlah gangguan kesehatan yang mengganggu sehingga membutuhkan perawatan. Lantas, pengobatan hepatitis A seperti apa yang bisa Anda lakukan? Perlukah obat hepatitis A khusus untuk bisa sepenuhnya sembuh dari penyakit menular ini?

Penyebab dan penularan hepatitis A

Untuk mengetahui seperti apa pengobatan hepatitis A yang perlu dilakukan, Anda perlu mengenali penyebab hepatitis A dan bagaimana penyakit ini ditularkan. Hepatitis A disebabkan oleh infeksi virus yang mengakibatkan terjadinya peradangan pada hati. Penularan virus hepatitis A (HAV) dapat melalui berbagai hal, seperti mengonsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi virus dan berhubungan seksual dengan orang yang terinfeksi.

Virus hepatitis A merupakan jenis Picornavirus yang hanya atas satu sel RNA yang diindungi oleh sel protein. Setelah masuk ke dalam tubuh, jaringan epitel akan membawa HAV masuk ke dalam hati dalam waktu 2 sampai 6 minggu.

Virus hepatitis A yang beriplikasi kemudian akan menyebabkan peradangan pada hati dan membuat Anda mengalami sejumlah gejala, seperti kelelahan, sakit perut, mual dan muntah, dan munculnya ikterus (penyakit kuning) atau warna kulit dan mata yang berubah menguning. Menjalani pengobatan hepatitis A secepat mungkin sangat penting dilakukan. Karena semakin cepat hepatitis A ditangani, maka semakin cepat gejala-gejala yang mengganggu hilang.

Meskipun pada sebagian besar kasus hepatitis A gejala tidak muncul, untuk sebagian orang gejala ini bisa mengganggu. Menurut WHO, infeksi HAV pada 70% anak-anak dan orang dewasa bisa menyebabkan gejala yang lebih berat, bahkan gejala dapat kambuh ketika proses pemulihan terjadi, sehingga perlu menjalani pengobatan hepatitis A.

Adakah obat hepatitis A khusus?

Tidak ada obat hepatitis A khusus yang berfungsi menghentikan infeksi HAV. Gejala hepatitis A yang cenderung ringan sehingga bisa mereda dengan sendirinya tanpa memerlukan konsumsi obat-obatan khusus. Biasanya gejala dapat berhenti setelah beberapa minggu seiring dengan menurunnya infeksi virus hepatitis A. Namun proses pemulihan juga perlu didukung dengan beberapa langkan pengobatan hepatitis A (supportive treatment) yang bisa dilakukan secara mandiri.

Selain itu, hindarilah mengonsumsi obat-obatan yang justru tidak efektif menyembuhkan penyakit ini. Misalnya, acetaminopen atau paracetamol dan obat antimual yang sering dikira sebagai obat hepatitis A.Begitu juga dengan perawatan di rumah sakit, cara ini tidaklah diperlukan untuk pengobatan hepatitis A.

Pilihan pengobatan hepatitis A

Memang tidak ada obat hepatitis A khusus yang bisa digunakan untuk melawan infeksi VHA, namun terdapat langkah pengobatan hepatitis A yang bisa Anda lakukan untuk mengelola gejala sampai infeksi berhenti. Cara ini disebut pengobatan suportif dan bisa Anda lakukan secara mandiri, tentunya setelah dokter mendiagnosis Anda terjangkit hepatitis A.

Pengobatan hepatitis A di antaranya adalah:

1. Memperbanyak istirahat
Peradangan hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A dapat melemahkan kerja hati sehingga sistem daya tahan tubuh tidak bekerja secara optimal. Tak jarang, Anda pun merasa kelelahan bahkan hampir kehabisan energi selama terjangkit hepatitis A.

Apabila gejala hepatitis A berlangsung semakin parah, terkadang pengobatan hepatitis A perlu menambah jam tidur dan melakukan istirahat secara total. Namun yang terpenting, pastikan jam tidur Anda cukup karena tidur atau istirahat berperan dalam pembentukan sel darah putih.

Menurut salah satu penelitian yang dipublikasikan Science Direct, sel darah putih akan sangat berguna untuk memerangi virus di dalam tubuh, sehingga membantu mengembalikan fungsi kekebalan tubuh.

2. Mengonsumsi banyak cairan
Air putih merupakan obat hepatitis A yang paling murah sekaligus efektif. Gejala yang kerap muncul akibat penyakit hepatitis A adalah mual dan muntah-muntah. Jika ini terjadi, maka dapat mengakibatkan tubuh kekurangan air atau dehidrasi. Apabila gejala ini berlangsung sampai tak terkendali, Anda perlu segera menjalani pengobatan hepatitis A darurat di rumah sakit. Dokter akan memberikan infus atau intravenous fluids ke dalam tubuh Anda.

3. Mengatur gejala mual dan muntah melalui konsumsi makanan
Saat teinfeksi hepatitis A, Anda mungkin kesulitan untuk menelan makanan karena rasa sakit yang timbul akibat peradangan hati. Kondisi ini dapat menghambat proses pengobatan hepatitis A yang sangat membutuhkan asupan makanan bernutrisi.

Cobalah untuk mengatur jadwal makan sehari-hari Anda dengan membaginya ke dalam porsi yang lebih kecil. Dibandingkan mengonsumsi makanan dalam porsi besar tiga kali sekali, Anda bisa makan enam kali sehari dalam porsi lebih sedikit. Selama masa pengobatan hepatitis A, sebaiknya Anda memilih menu makanan yang kaya akan kalori sehingga kebutuhan energi tercukupi.

4. Hindari konsumsi alkohol
Dalam pengobatan hepatitis A ada beberapa hal yang sebisa mungkin perlu Anda hindari demi kelancaran proses pemulihan. Salah satu yang terpenting adalah mengurangi atau berhenti mengonsumsi alkohol. Infeksi virus hepatitis A memang umumnya tidak menyebabkan kerusakan serius pada hati, namun alkohol bisa memperparah peradangan hati yang terjadi, bahkan bisa mengakibatkan kegagalan fungsi hati. Konsumsi alkohol secara berlebihan juga bisa mengarah pada penyakit hepatitis lainnya yaitu hepatitis alkoholik.

5. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan
Selama menjalani pengobatan hepatitis A sebisa mungkin cobalah untuk menerapkan kebiasaan hidup sehat dan bersih. Salah satu cara penting dalam menjaga kebersihan diri adalah dengan mencuci tangan. Cuci tangan bisa dilakukan setelah dan sebelum makan dan beraktivitas, serta setelah keluar dari kamar mandi. Hal ini dilakukan untuk mencegah paparan virus hepatitis A baru pada tubuh Anda sekaligus menghindari penularan virus hepatitis A kepada orang lain.

Editor :Jhon.W

Hepatitis A Penularan Penyebab

Related Post

Leave a reply

Tirto.ID
Loading...