Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, menjadi sorotan karena pemerintahannya dianggap tidak sanggup mencegah kebakaran hutan yang dianggap sebagai dampak perubahan iklim. Kebijakannya mempertahankan industri tambang batu bara yang dianggap tidak ramah lingkungan juga dikecam kelompok oposisi dan pemerhati lingkungan.
Bikin merinding
Sejumlah penumpang pesawat maskapai Australia, Qantas, membagikan pengalaman mereka soal terbang menembus awan asap karhutla. Saking besarnya daerah yang terbakar, asap itu membentuk awan pyrocumulus.
Awan pyrocumulus terbentuk akibat fenomena kebakaran hutan atau letusan gunung. Awan tersebut berada di jalur penerbangan dan membuat pilot tidak mempunyai pilihan lain untuk menembusnya dan menyebabkan turbulensi.
“Pilot harus menaikkan pesawat lebih tinggi sebelum mendarat di Canberra,” kata koordinator keselamatan penerbangan Qantas, Kapten Debbie Slade.
Salah seorang penumpang, Matt McIntyre, menyatakan ketika pesawat mendekati awan asap, dia hanya melihat langit berwarna kelabu dari jendela kabin.
“Lama-lama langit semakin gelap dan kami tidak tahu apa yang terjadi. Ada penumpang yang muntah akibat turbulensi,” kata McIntyre.
Seorang penumpang lainnya, Hua Tuo, menyatakan pengalaman terbang menembus awan asap adalah hal yang mengerikan.
Editor : John.W













