KORDANEWS — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menanggapi terkait adanya isu Harimau yang masuk ke area praktik di Kebun Riset Lahan Arboretum di Universitas Sriwijaya (Unsri) Indralaya, Ogan Ilir (OI) Sumatera Selatan, (Sumsel).
Menurutnya kemunculan Harimau di area kampus Unsri, harus ada bukti yang kuat untuk menyebutkan jika hewan buas itu muncul di lahan seluas sekitar 10 Hektar.
“Dibuktikan dulu, jangan bicara dulu jika ada buktinya saya akan langsung ke Lokasi itu (Muara Kuang), “Ujarnya.
Akan tetapi, Herman Deru tetap menegaskan Mahasiswa dan Dosen untuk dapat beraktivitas seperti biasa, karena isu keberadaan satwa yang dilindungi tersebut belum ada kebenarannya.
“Itu belum dapat dibuktikan, jadi tetaplah seperti biasa belajar dan mengajar “tegasnya.
Walaupun begitu dirinya mengimbau tetap waspada dengan kejadian ini, bahkan jika ada Harimau segeralah menghindar dan langsung melaporkan kepada pihak terkait.
“Jika ada yang lihat, larilah di area tersebut laporkan kepada pihak Universitas, “Katanya.
Sementara itu, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumatera Selatan, Genman Suhefti Hasibuan, menjelaskan, terkait kemunculan harimau di area kebun kampus Unsri.
Menurutnya, apakah masuk akal jika satwa liar itu dapat masuk ke kebun yang dipagari tembok setinggi dua meter dengan panjang puluhan kilometer













