HeadlinePeristiwaSumsel

15 Rumah di Palembang Hangus Terbakar, Diduga Api Berasal Dari Gudang Berisi BBM Ilegal

×

15 Rumah di Palembang Hangus Terbakar, Diduga Api Berasal Dari Gudang Berisi BBM Ilegal

Share this article

KORDANEWS –  Sijago Merah beraksi di Jalan Faqih Usman RT 17 dan RT 19 RW 004 Kelurahan 1 Ulu Kecamatan SU I, akibat kejadian tersebut sebanyak 15 rumah dan satu unit bedeng ludes di lalap api , Kamis (6/2) sekitar pukul 02.10 WIB.

 

 

 

Diduga api akibat konseliting listrik dari mesin pemindah minyak yang berasal dari rumah Rio (27), dimana saat itu ia sedang memindahkan bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dari mobil pribadi ke dalam rumahnya.

 

 

 

Namun, saat sedang proses pemindahan minyak dari mobil pribadi ke dalam drum diduga ada percikan api dan mengenai bensin tersebut, sehingga api cepat membesar. Saat api sudah membesar, Rio pemilik rumah beserta keluarganya langsung kabur.

 

 

 

“Api berasal dari rumah Rio, sebelum kebakaran minyaknyo baru datang. Dan saat  lagi mindahke minyak ke drum,  terjadi kebakaran, sampei api itu besak dan jalar ke rumah warga lain ,” tutur H Rusli (55).

 

 

Dikatakan H Rusli, kegiatan bongkar muat minyak sudah setiap malam. Bahkan Rio sudah sering dinasehati jangan melakukan usaha minyak ini di rumah apalagi kawasan padat penduduk. Namun, naseha dari warga tidak di dengar sehingga terjadila kebakaran di kawasan padat pendudut ini.

 

 

 

“Sudah dua tahun usaha BBM ini digeluti Rio. Bahkan sekitar puluhan drum setiap malam di isi dan bongkar muatbdindepan rumahnya. Minyak tersebut datang sekitar dua mobil menggunakan dua unit mobil pribadi,” tuturnya.

 

 

 

Masih dikarakan Rusli , ia sangat menyesalkan kejadian ini karena Rio pemilik usaha minyak ilegal ini tidak bertanggungjawab dengan apa yang dilakukannya. ” Pas api besar dan mengepung kedua RT ini , Rio belari dak tahu kemano” katanya.

 

 

 

Lanjut Rusli , saat api sudah mengepung RT 17 dan 19, warga tidak bisa keluar sehingga menyelamatkan diri dengan berlarinke arah sungai musi dan mengambil ketek masing – masing.

 

 

 

“Kan api sudah besar sedangkan akses untuk ke luar jalan dindarat sudah tidak bisa lagi , jadinwarga lari ke sungai mengambil ketek dan pergi ke rumah terapung untuk menyelamatkan diri. Sepeda motor saya habis tiga unit. Tidak ada yang bisa dinselamatkan ,” ungkapnya.

 

 

 

Menurutnya , usaha BBM yang digeluti Rio ini untuk dinjual lagi secar ecer kepada para pengemudi Speedboat dan Ketek yang ada dinsekitaran pinggiran sungai Musi. ” Hampir rata – rata warga sekitaran sini kerjanya sebagai pengemudi Ketek , jadi kalau beli bensin eceran denga Rio ini,” Ungkapnya.

 

 

 

Semada dengan Jun (35) warga RT 19 , ia menuturkan bahwa api berasal darinrumah Rio tang merupakan pengusahan BBM jenis Bensin. Dari sana api sudah besar dan menjakar ke rumah belakang yang terbuat dari kayu dan menjalar lagi ke swluruh rumah warga lain yang semuanya terbuat dari kayu.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *