“Kasus DBD itu paling banyak terjadi di Kota Palembang karena jumlah penduduknya besar sehingga penularannya lebih cepat dibandingkan kota lainnya yang penduduknya kecil,” ungkapnya.
Pihaknya pun terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mencegah penyebaran DBD dengan program satu rumah satu juru pemantau jentik (Jumantik).
“Masyarakat juga harus menjaga kondisi lingkungan mereka agar selalu bersih karena penyebaran DBD di musim hujan dari Januari hingga Maret itu sangat rawan terkena DBD,” pungkasnya. (Ab)
Editor : Jhonny













