1. Menerima kekurangan diri
Bagi ibu hamil ataupun baru melahirkan, langkah awal yang bisa Anda lakukan untuk menanamkan afirmasi positif adalah menerima bahwa Anda memiliki kekurangan. Tidak ada ibu yang sempurna, dan tidak ada yang salah dengan ini.
2. Menyibukkan diri sendiri
Buatlah otak Anda sibuk dengan melakukan kegiatan yang membutuhkan konsentrasi, misalnya bermain puzzle atau membaca buku. Jika tubuh Anda cukup sehat, cobalah berjalan kaki, mendengarkan musik sambil berdansa, atau lakukan kegiatan lainnya.
3. Meningkatkan rasa percaya diri dan tetap produktif
Tingkatkan kepercayaan diri Anda dengan berdandan, mengobrol dengan orang lain, atau memakai pakaian bagus. Bila ada sesuatu yang harus Anda kerjakan, jangan tunda dan segera tuntaskan agar tidak menjadi beban pikiran.
4. Mengendalikan emosi negatif
Afirmasi positif mungkin sulit diterapkan karena Ibu hamil dan baru melahirkan biasanya menjadi mudah marah, frustrasi, dan tidak sabar. Ketika emosi negatif muncul, coba kendalikan dengan teknik pernapasan, beristirahat, atau bercerita pada orang terdekat.
5. Mengatakan hal positif kepada diri sendiri
Ada banyak sugesti positif yang dapat Anda katakan kepada diri sendiri. Setiap ibu mungkin juga memiliki kata-kata positif yang menjadi favoritnya. Sebagai awalan, cobalah mengatakan hal-hal seperti:
-Saya merasa cukup dengan apa yang saya miliki sekarang.
-Saya adalah ibu yang baik bagi anak saya.
-Saya menyayangi anak saya.
-Saya sehat, cantik, dan kuat.
-Saya sedang menjalani kehidupan yang baik.
Beragam perubahan setelah persalinan membuat ibu menjadi rentan terhadap stres, frustrasi, depresi, serta masalah kejiwaan lainnya. Kabar baiknya, afirmasi positif dapat membantu ibu hamil maupun yang baru melahirkan dalam melewati semua ini.
Berpikir positif di tengah kesibukan menjadi ibu mungkin sulit, tapi tidak berarti mustahil. Perlahan tapi pasti, setiap pikiran positif yang Anda tanamkan kepada diri sendiri akan membantu Anda menjadi seorang ibu yang tangguh.
Editor : John.W











