Health

Sebenarnya Makan Roti Berjamur Bahaya Atau Tidak, Ya?

×

Sebenarnya Makan Roti Berjamur Bahaya Atau Tidak, Ya?

Share this article

Bahkan, menurut penelitian dari International Journal of Applied and Basic Medical Research mengungkapkan ada kondisi tertentu yang juga memengaruhi tingkat bahaya dari masalah ini.

Misalnya, orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah, seperti penyandang diabetes, rentan terhadap infeksi akibat menghirup Rhizopus dari roti. Walaupun termasuk langka, infeksi tersebut cukup membahayakan nyawa.

Apabila Anda mengalami beberapa gejala di bawah ini, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan terhindar dari kemungkinan terburuk.

-terdapat darah pada BAB dan ketika muntah
-diare berlangsung lebih dari tiga hari
-demam dengan suhu lebih 38°C
-dehidrasi dan lebih jarang buang air kecil
-sering kesemutan dan penglihatan kabur

Tips menyimpan roti agar tidak cepat berjamur

Setelah mengetahui bahaya dari makan roti berjamur, sudah saatnya untuk mengetahui cara menyimpan roti yang benar. Hal ini bertujuan agar roti dapat bertahan lama dan kadaluwarsa sesuai waktunya, alias tidak cepat berjamur karena salah kurang pandai menyimpannya.

Ini dia beberapa tips menyimpan roti untuk menghalangi pertumbuhan jamur.

-Simpan di tempat yang kering dan sejuk selama 3-5 hari
-Jika sudah dibuka, simpan di wadah yang kedap udara
-Jangan langsung menutup roti ketika sedang panas karena membuatnya lembap
-Roti dapat dibekukan karena agar tetap kering dan menghalangi pertumbuhan jamur
-Pisahkan roti dengan kertas lilin agar lebih mudah dicairkan saat ingin dikonsumsi

Bahaya dari makan roti berjamur sudah cukup jelas, yaitu dapat meningkatkan risiko keracunan makanan dan infeksi lainnya. Oleh karena itu, usahakan tidak makan makanan yang sudah berjamur, kecuali jamur tersebut memang digunakan untuk pembuatan makanan, seperti keju.

Editor : John.W

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *