Health

Bagaimana Grup WhatsApp Keluarga Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental Kita

×

Bagaimana Grup WhatsApp Keluarga Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental Kita

Share this article

Hoaks memang dirancang untuk memanipulasi opini masyarakat, terutama mereka yang jarang memeriksa kebenarannya di sumber lain. Selain itu, berita bohong juga sering menimbulkan perasaan marah, curiga, dan cemas yang mampu memengaruhi pemikiran Anda.

Terlebih lagi, ketika berita dari grup WhatsApp tersebut ternyata terbukti palsu juga memunculkan perasaan marah dan frustrasi. Kondisi ini biasanya berlaku pada pembaca yang merasa tidak berdaya ketika menghadapi berita palsu untuk memanipulasi opini publik.

Oleh karena itu, ketika menerima kabar bohong atau berita hoaks yang tersebar di grup WhatsApp keluarga, tidak jarang Anda merasa frustasi dan kesehatan mental pun terganggu.

Tips menjaga kesehatan mental di era kemajuan teknologi
Tidak hanya grup keluarga di WhatsApp yang dapat memengaruhi kesehatan mental Anda, ternyata media sosial lainnya pun juga memberikan dampak yang sama. Menghindari grup chat mungkin akan mudah, tetapi bagaimana dengan media sosial lainnya?

Berikut ini beberapa hal yang bisa Anda lakukan dalam menjaga kesehatan mental di era kemajuan teknologi.

Mengurangi waktu penggunaan
etika komplain media sosial
Salah satu langkah yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan mental dan terhindar dari grup chat media sosial adalah mengurangi waktu penggunaan.

Mengurangi penggunaan media sosial hingga 10 sampai 30 menit sehari ternyata dapat menurunkan tingkat kecemasan, depresi, dan gangguan tidur.

Walaupun demikian, Anda tidak perlu mengurangi penggunaan media sosial secara drastis untuk menjaga kesehatan mental.

Mengalihkan perhatian
olahraga untuk osteoarthritis
Selama ‘berpuasa’ dari media sosial, tidak jarang keinginan untuk membuka kembali ponsel cukup besar karena tidak melakukan apapun. Maka itu, menjaga kesehatan mental agar terhindar dari grup WhatsApp dan platform lainnya dapat dilakukan dengan mengalihkan perhatian.

Mengalihkan perhatian dari keinginan membuka media sosial dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti:

-menghabiskan waktu dengan keluarga dan teman, seperti bertemu langsung
-melakukan hobi atau menemukan hobi baru, seperti melukis atau membaca
-mengisi waktu dengan hal-hal yang sehat, seperti rutin berolahraga
-menenangkan dan merilekskan pikiran dengan dikelilingi oleh alam

Walaupun demikian, grup Whatsapp keluarga tidak selalu berdampak buruk terhadap kesehatan mental anggotanya. Terkadang, Anda bisa mendapatkan manfaat dari media sosial untuk kesehatan, baik mendapatkan informasi maupun berkomunikasi dengan orang lain.

Editor : John.W

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *