KORDANEWS -Bill de Blasio, Wali Kota New York City, mengatakan merokok atau mengisap vape membuat orang lebih rentan terinfeksi virus Corona COVID-19.
“Jika Anda seorang perokok atau vaper, itu membuat Anda lebih rentan,” kata de Blasio pada konferensi pers Ahad, dikutip dari Reuters, 9 Maret 2020. Dia juga mendesak warga New York untuk berhenti merokok atau vaping.
“Jika Anda seorang perokok atau vaper, ini adalah saat yang tepat untuk menghentikan kebiasaan itu dan kami akan membantu Anda,” katanya.
De Blasio juga mengatakan orang di atas usia 50 dan dengan penyakit jantung, penyakit paru-paru, kanker, kerentanan sistem kekebalan tubuh atau diabetes menghadapi peningkatan risiko.
Bill de Blasio juga mengatakan New York City dapat memiliki 100 atau lebih kasus virus Corona dalam dua hingga tiga minggu, naik dari 13 kasus yang tercatat saat ini.
“Jumlah itu akan meningkat karena penyebaran di masyarakat,” kata de Blasio. “Pada titik tertentu, kita bisa dengan mudah memiliki ratusan kasus.”
Seorang perempuan berjalan dengan masker wajah, setelah kasus virus Corona dikonfirmasi di New York, di Bandara Internasional JFK di New York, AS, 5 Maret 2020. [REUTERS / Shannon Stapleton]
Gubernur New York Andrew Cuomo dan Wali Kota Kota New York Bill de Blasio juga meminta orang-orang sakit untuk tidak menggunakan angkutan umum, terutama kereta bawah tanah dan bus.
Peringatan mereka termasuk imbauan untuk menghindari keramaian di bus, kereta bawah tanah dan kereta api, atau melakukan perjalanan alternatif jika mungkin.













