Sementara itu, para pakar sebelumnya memprediksi saham YG Entertainment akan membaik bahkan melonjak, jika BIGBANG memperpanjang kontrak. Keuntungan YG Entertainment diduga bisa mencapai Rp354 miliar.
“Jika BIGBANG comeback, keuntungan diprediksikan mencapai 30 miliar won [sekitar Rp354 miliar],” kata Yuanta Securities Korea Co. Ltd.
Sepanjang 2019, saham YG Entertainment kerap jatuh akibat sejumlah kasus yang menjerat anggota BIGBANG, iKON hingga CEO Yang Hyun-suk.
Pada Januari 2019, saham YG sekitar 43 ribu won. Namun kemudian nilai itu terus menerus turun dalam enam bulan terakhir akibat skandal Burning Sun yang diduga melibatkan Seungri mantan anggota BIGBANG, serta skandal mediasi penyediaan prostitusi yang melibatkan mantan CEO YG Entertainment, Yang Hyun-suk.
Pada Juli 2019, kasus Yang Hyun-suk menjadi perantara jasa prostitusi membuat saham YG menurun 14,1 persen dari 43.250 won menjadi 37.150 won.
Akhir Juli, saham YG Entertainment kembali jatuh ke angka 25.500 won yang menunjukkan penurunan 3,77 persen akibat kasus bisnis prostitusi dalam gedung milik anggota BIGBANG, Daesung.
Editor :John.W













