KORDANEWS-Dengan slogan bahasa Palembang ”Sikok QRIS Pacak Galo; Payo Pake QRIS!” menjadi lebih mudah di ingat masyarakat Palembang dalam rangka implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), Bank Indonesia bersama industri melakukan sosialisasi baik above the line maupun below the line.
Kampanye QRIS ini sudah dilakukan secara above the line oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan mulai dari tanggal 2 – 6 Maret 2020 melalui berbagai media antara lain radio, TV, surat kabar, baliho, video tron, serta sosial media yang menyasar kalangan masyarakat.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menggelar Pekan QRIS Nasional 2020 (PQN 2020) secara serentak di 46 Kota di seluruh Indonesia, diselenggarakan mulai dari tanggal 9-15 Maret 2020. Sebagai upaya untuk mensosialisasikan dan mengkampanyekan implementasi QRIS secara below the line.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan penggunaan (usage) QRIS dengan sasaran masyarakat dan pedagang (merchant) seperti di universitas dan pesantren, pasar, tempat ibadah, dan tempat lainnya.
Selama Pekan QRIS Nasional 2020 yaitu pada tanggal 9 – 13 Maret 2020, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan melakukan sosialisasi ke berbagai pihak diantaranya pedagang UMKM, santriwan di Pondok Pesantren Muqimus Sunnah, mahasiswa di Universitas Sriwijaya, pengelola tempat ibadah, serta pedagang di Pasar Padang Selasa dengan total peserta sebanyak 756 orang. Sepanjang Pekan QRIS Nasional 2020, juga telah dilakukan on boarding merchant oleh Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) kepada merchant yang belum memiliki QRIS.
Puncak acara Pekan QRIS Nasional 2020 Provinsi Sumatera Selatan mengusung tema ”Sikok QRIS Pacak Galo; Payo Pake QRIS!”. Acara puncak dilaksanakan pada tanggal 15 Maret 2020 di Area Umum Kambang Iwak, Palembang dan turut dihadiri oleh Ir. H. Achmad Hafisz Tohir selaku Anggota Komisi XI DPR RI, Arniza Nilawati, SE., MM. selaku Anggota DPD RI Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Biro Ekonomi mewakili Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, Kepala BPKAD Kota Palembang mewakili Walikota Palembang, Ibu H. Febrita Lustia Herman Deru, selaku Ketua Palang Merah Indonesia Provinsi Sumatera Selatan dan perwakilan
lembaga terkait lainnya.
Dikatakan Hari Widodo selaku Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan “Saat ini telah terdapat 2,7 juta merchant di Indonesia yang telah menggunakan QRIS. Di Provinsi Sumatera Selatan sendiri telah terdapat 82.478 ribu merchant yang telah menggunakan QRIS, baik UMKM, pedagang kaki lima, pedagang di pasar, universitas, bahkan tempat ibadah. Onboarding merchant di Provinsi Sumatera Selatan telah berhasil menambah 2.348 merchant yang menerapkan QRIS.” bebernya. Minggu, (15/03)
“Kami menyambut baik serta mendukung terobosan sistem pembayaran baru yaitu QRIS. Kehadiran QRIS juga diharapkan dapat membantu sektor-sektor ekonomi mikro, kecil, dan menengah untuk terus berkembang dan mendorong pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Selatan.” ungkap Ir. H. Achmad Hafisz Tohir selaku Anggota Komisi XI DPR RI menambahkan.
“Gelar acara diramaikan oleh kegiatan senam bersama Club Jantung Sehat Palembang, flashmob dengan jingle QRIS, pengumuman dan penyerahan hadiah pemenang lomba vlog dan foto QRIS, dan di puncak acara dilakukan scan bersama giant QRIS dalam rangka donasi ke Palang Merah Indonesia. Pada acara ini juga terdapat 18 booth UMKM yang telah menggunakan QRIS agar para peserta yang hadir dapat mencoba bertransaksi menggunakan QRIS.” tutup Hari Widodo (eh)
Editor : Jhonny













