KORDANEWS – Jerapah putih, salah satu hewan paling langka di muka Bumi punah. Dua jerapah putih yang tersisa di hutan lindung di Kenya, Ishaqbini Hirola, ditemukan sudah mati.
Mohammed Ahmednoor, manajer dari konservasi di Garissa County, Kenya menyebut para penjaga hutan telah menemukan rangka dari dua jerapah ini kemarin (10/3). Dari temuan tulang belulang ini, diperkirakan kedua jerapah ini mati empat bulan lalu.
Penyebab kematian kedua jerapah unik ini diperkirakan akibat dibunuh oleh pemburu gelap. Sebelumnya, para penjaga hutan telah melakukan pencarian setelah mendapat laporan kalau induk Jerapah dan anaknya itu tak terlihat selama beberapa waktu.
“Ini adalah hari yang sangat menyedihkan untuk komunitas Ijara dan Kenya. Kami adalah satu-satunya komunitas penjaga jerapah putih di dunia,” tulis Ahmednoor dalam siaran pers.
Terbunuhnya jerapah ini disebut sebagai pukulan keras atas langkah konservasi dan perlindungan bagi spesies unik ini. Hal ini sekaligus menjadi peringatan agar warga terus mendukung usaha konservasi.
Saat ini hanya tersisa satu jerapah putih dan banteng yang tersisa. Saat ini, pihak perlindungan hewan di Kenya sedang melakukan investigasi atas insiden ini.
Kedua hewan ini menjadi terkenal setelah diberitakan pada 2017 lalu. Ibu hewan itu ditemukan tengah bersama kedua anaknya. Ketiga hewan ini hidup di hutan konservasi tersebut dan berhasil menyedot banyak perhatian wisatawan dunia.













