4. Tahu
Tahu kaya akan protein dan semua jenis asam amino esensial. Asam amino esensial adalah senyawa yang diperlukan untuk membangun jaringan tubuh. Tubuh tidak bisa membuat sendiri senyawa ini, jadi anak Anda perlu memperolehnya dari makanan.
Selain menjadi sumber protein untuk anak, tahu juga mengandung karbohidrat, serat, lemak, kalsium, dan zat besi. Nutrisinya yang beragam menjadikan tahu sebagai salah satu alternatif terbaik untuk menggantikan daging.
5. Brokoli
Makanan kaya protein untuk anak biasanya identik dengan bahan pangan hewani. Akan tetapi, beberapa jenis sayuran ternyata mengandung protein yang cukup tinggi. Brokoli misalnya, mengandung sekitar 2,8 gram protein per setiap 100 gram sajiannya.
Brokoli juga kaya akan vitamin C. Vitamin C dapat merangsang produksi protein khusus yang disebut kolagen. Anak-anak dalam masa pertumbuhan membutuhkan kolagen karena protein ini berperan dalam pembentukan berbagai jaringan tubuh.
Protein merupakan komponen utama dari otot, tulang, organ, kulit, dan hampir seluruh jaringan tubuh lainnya. Oleh sebab itu, anak-anak yang sedang tumbuh dan berkembang membutuhkan makanan sumber protein untuk menunjang pertumbuhannya.
Anda dapat berkreasi dengan beragam makanan di atas untuk meningkatkan asupan protein anak. Dengan begitu, anak Anda bisa mencukupi kebutuhan proteinnya tanpa cepat merasa bosan.
Editor: John.W













