Meski begitu, manfaat jalan mundur untuk kesehatan masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk membantu daya ingat lansia, penderita demensia, dan tentang peningkatan daya ingat jangka pendek.
5. Meningkatkan Daya Tahan Kaki
Meskipun berjalan secara normal (gerak maju) adalah sesuatu yang Anda lakukan setiap hari tanpa disadari, namun berjalan mundur dapat membantu Anda meningkatkan daya tahan kaki. Ini karena tantangan yang Anda lakukan pada tubuh lebih besar.
Jalan mundur membuat tubuh terdorong untuk beradaptasi dengan tuntutan baru dan unik, yang membantu meningkatkan kebugaran fisik.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Biomechanics menemukan bahwa berlari mundur bisa mengurangi nyeri lutut anterior dibandingkan dengan berlari biasa.
6. Meningkatkan Keseimbangan Tubuh
Sebuah penelitian pada orang dewasa dan anak-anak yang sehat menunjukkan bahwa manfaat jalan mundur dapat meningkatkan keseimbangan tubuh.
Mengetahui manfaat tersebut, Anda bisa menerapkannya dengan sesekali berjalan mundur dalam keseharian seperti di sela-sela aktivitas atau ketika dalam perjalanan pulang. Bahkan, pelatih atletik pun menerapkan berjalan mundur atau berlari untuk atlet mereka.
Tentu latihan yang unik ini bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk menambahkan latihan keseimbangan tubuh Anda.
Tips Aman Mendapatkan Manfaat Jalan Mundur
Jika tertarik untuk berjalan mundur, sebaiknya pertimbangkan terlebih dahulu tentang keamanannya. Penting untuk mencari tempat yang bebas dari rintangan dan menggunakan alat bantu agar Anda tida tersandung atau menabrak orang, benda, atau apa pun itu.
Berikut beberapa cara yang aman untuk latihan jalan mundur:
1. Treadmill
Cara aman yang pertama, mulailah berjalan mundur dengan kecepatan lambat di treadmill dan pastikan memegang handle di kedua sisi.
Ketika sudah lebih mahir, Anda dapat meningkatkan kecepatan. Menggunakan sebuah treadmill bisa menjadi lebih baik bila menambahkan tangga tambahan di belakang untuk mendapatkan manfaat jalan mundur secara maksimal.
2. Track Walking
Track indoor atau outdoor adalah pilihan yang lebih aman untuk mengurangi risiko bahaya tersandung. Jadi, pertahankan arah jalan yang sama dengan pengguna trek lainnya agar tidak menabrak orang lain.
3. Indoor Walking
Carilah tempat untuk berjalan di mana tidak ada karpet, tangga, furnitur, atau hewan peliharaan yang mungkin membuat Anda tersandung ketika berjalan dalam ruangan. Salah satu pilihan tempat yang mungkin bisa Anda gunakan adalah lorong.
5. Outdoor Walking
Mungkin cukup sulit menemukan tempat yang aman untuk berjalan mundur di luar ruangan dalam waktu yang lama. demi menghindari bahaya, Anda bisa berjalan bersama teman untuk dapat mengingatkan Anda tentang bahaya apa pun, entah itu berpapasan dengan orang lain, menabrak tiang, atau tersandung trotoar.
Editor : John.W













