Vitamin C banyak terdapat pada jeruk, brokoli, dan kentang. Fungsi utamanya adalah untuk menjaga daya tahan tubuh dan membantu proses penyembuhan luka. Namun, kelebihan vitamin C dapat menimbulkan rasa mual, muntah, diare, dan sakit perut.
4. Vitamin D
Vitamin D secara alami dapat diproduksi oleh kulit dengan bantuan sinar matahari. Namun, kita juga bisa memperoleh vitamin ini dari makanan, seperti minyak ikan, daging merah, hati, dan telur.
Fungsi utama vitamin D adalah untuk meningkatkan penyerapan kalsium guna menjaga kesehatan tulang, gigi, dan otot. Namun, konsumsi yang berlebihan dapat menyebabkan penumpukan kalsium dalam darah, arteri, dan jaringan lunak. Selain itu, beberapa orang dilaporkan mengalami batu ginjal akibat kelebihan vitamin D.
5. Vitamin E
Selain terdapat dalam makanan, seperti minyak sayur, buah-buahan, daging ayam, sereal, dan telur, vitamin E juga tersedia dalam bentuk suplemen.
Vitamin E bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit dan jaringan tubuh. Namun, efek samping yang mungkin terjadi jika kita mengonsumsi vitamin ini secara berlebihan adalah munculnya memar, ruam, sakit kepala, dan rasa letih. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa kelebihan vitamin ini dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke.
Bila makanan yang Anda konsumsi setiap hari bervariasi, mulai dari buah-buahan, sayuran, daging, telur, dan ikan, maka kebutuhan vitamin harian Anda sebenarnya sudah tercukupi. Apalagi jika Anda menerapkan pola makan bergizi seimbang.
Tapi bila Anda tetap ingin mengonsumsi suplemen, pastikan dosisnya tidak melebihi dosis yang dianjurkan agar tidak mengalami kelebihan vitamin atau hypervitaminosis. Dan ingat, jika Anda sedang menderita penyakit tertentu, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen vitamin.
Editor: John.W













