KORDANEWS – Gabungan peneliti internasional bekerja sama dengan Badan Antariksa Eropa (European Space Agency/ESA) melakukan penelitian untuk membuat bahan baku beton dari urine dan urea astronaut dicampur dengan tanah untuk membangun pangkalan di permukaan Bulan.
Pangkalan Bulan diperlukan sebagai tempat tinggal astronaut yang bakal melakukan misi di Bulan pada 2024.
Menurut ESA, bahan baku beton yang terbuat dari campuran urine, urea manusia, dan tanah dianggap lebih praktis dan murah daripada mengirim komponen bahan bangunan dari Bumi ke luar angkasa.
Penelitian yang dihelat ESA dan sejumlah peneliti itu dipublikasikan berbentuk jurnal yang berjudul, “Utilization of urea as an accessible superplasticizer on the moon for lunar geopolymer mixtures,” yang dapat diakses lewat situs ScienceDirect secara gratis.
Berdasarkan studi tersebut, pangkalan Bulan pun perlu dibangun karena permukaan Bulan jauh lebih keras dari Bumi karena fluktuasi suhu hingga radiasi yang ekstrem.
Pencampuran urea dan urine manusia dimaksudkan sebagai plasticizer yang bakal membuat tekstur beton lebih fleksibel sebelum terjadi proses pengerasan. Nantinya, semua bahan akan dicampur dan dicetak 3D.
Saat menguji penggunaan urea dan urine sebagai plasticizer, tim peneliti menggunakan bahan yang dikembangkan ESA mirip dengan regolith atau material lepas dari permukaan Bulan.
Mereka menguji urea dengan bahan plasticizer guna mengukur seberapa besar berat yang bisa didukung. Mereka pun menguji ketahanan bahan dengan cara memanaskan material pada suhu 80 derajat celsius.













